Sarasehan Ngopi Bareng MPP di Bumiayu: Satu Semangat Wujudkan Kabupaten Brebes Selatan

Brebes, Jawa Tengah836 Dilihat

Bumiayu, medianasional.id | Semangat untuk mewujudkan pemekaran wilayah menuju terbentuknya Kabupaten Brebes Selatan terus bergelora. Hal ini tercermin dalam kegiatan “Sarasehan Ngopi Bareng” yang digelar oleh Masyarakat Peduli Pemekaran (MPP) di Pendopo Kecamatan Bumiayu, Sabtu (31/05).

Acara ini mengusung tema “Percepatan Terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Brebes Selatan” dan dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan kepala desa dari wilayah Brebes selatan. Diskusi yang berlangsung hangat ini dipimpin langsung oleh Ketua MPP H. Makmuri, A.Md., dan Sekretaris MPP Agus Sutiono, SE, M.Si.

Dalam sambutannya, perwakilan kepala desa se-Brebes Selatan, Narkim, SH., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan kekuatan politik dalam mendorong pemekaran daerah.

“Kunci untuk mewujudkan Kabupaten Brebes Selatan ada di tangan para kepala desa, sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang Otonomi Daerah. Namun, kekuatan utamanya tetap berada pada unsur politik,” ujarnya tegas.

Menurut MPP, saat ini seluruh tahapan dan kriteria yang disyaratkan untuk pembentukan DOB telah dipenuhi, baik dari aspek administratif, geografis, maupun kapasitas ekonomi. Ini menjadi momentum strategis untuk mempercepat langkah-langkah advokasi dan penggalangan dukungan.

Tokoh masyarakat Urip Wibowo juga menegaskan bahwa pemekaran wilayah bukan semata tentang kedekatan pelayanan administratif, melainkan juga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Tujuan utama pemekaran adalah meningkatkan kualitas hidup warga. Pelayanan publik harus lebih cepat, pembangunan lebih merata, dan potensi lokal bisa digarap optimal,” ungkapnya.

Sarasehan yang dimoderatori oleh Mardiyanto ini juga menjadi ajang konsolidasi berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat komitmen bersama.

“Perjalanan panjang ini memang melelahkan, namun semangat kita tidak akan padam,” tegasnya dalam penutupan diskusi.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Brebes Selatan bukan sekadar wacana, melainkan sebuah gerakan kolektif yang terus mengakar kuat di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses