Santri MDTU Laa Tansa Nurul Islam Raih Juara 3 Kaligrafi PORSADIN VIII Indramayu, Siap Melaju ke Tingkat Jawa Barat

Indramayu1672 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Laa Tansa Nurul Islam, Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, berhasil mengukir prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026.
Perwakilan santri mereka, Ananda Azizah binti Tarsudi, sukses menyabet Juara 3 dalam cabang Lomba Kaligrafi yang dikenal sebagai salah satu cabang paling kompetitif.
Ajang dua tahunan yang digelar oleh DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Indramayu ini resmi dibuka oleh Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekda Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati, di Alun-Alun Indramayu pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kompetisi ini diikuti oleh ratusan santri dari 31 kecamatan di seluruh Kabupaten Indramayu.
Kepala MDTU Laa Tansa Nurul Islam, Ust. Toiron Ababil, S.Pd.I., mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian luar biasa ini.
Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan konsistensi seluruh tim pembina madrasah.
“Alhamdulillah, ini adalah kado terbaik untuk Desa Tinumpuk dan Kecamatan Juntinyuat. Juara 3 ini membuktikan bahwa santri Laa Tansa Nurul Islam memiliki daya saing yang tinggi di tingkat kabupaten. Ini adalah hasil kerja keras Ananda Azizah dan seluruh tim pembina,” ujar Ust. Toiron Ababil dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/7/2026).
MDTU Laa Tansa Nurul Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Islam dan diasuh oleh KH. Qosim Abdul Muin, memang dikenal aktif dalam mengembangkan potensi santri. Tidak hanya fokus pada bidang keagamaan, madrasah ini juga intensif membina bakat santri di bidang seni dan budaya Islam.
Sementara itu, Ananda Azizah binti Tarsudi mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ia mendedikasikan kemenangan ini kepada para guru yang telah membimbingnya tanpa lelah selama masa latihan intensif.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KH. Qosim Abdul Muin, Ust. Toiron Ababil, S.Pd.I., dan semua Ustadz-Ustadzah Laa Tansa Nurul Islam yang tidak pernah lelah memberikan bimbingan dan motivasi,” tutur Azizah.
Pencapaian ini sejalan dengan tema yang diusung dalam PORSADIN VIII, yaitu “Santri yang Sehat, Berprestasi, Berdaya Saing”. Keluarga besar MDTU Laa Tansa Nurul Islam kini membidik target yang lebih tinggi. Prestasi di tingkat kabupaten ini akan dijadikan sebagai batu loncatan untuk membawa nama harum madrasah dan daerah ke ajang PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Barat hingga tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses