Rutan Kelas IIB Menggala Teken MoU dengan Pemkab Tulang Bawang Tentang Penyelenggaraan Pelayanan

Tulang Bawang406 Dilihat

Tulang Bawang, Medianasional.id – Penjabat Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M, tandatangani MoU tentang Penyelenggaraan Pelayanan di Rumah Tahanan Kelaa IIB Menggala antara Pemkab Tulang Bawang dengan Rutan Kelas II B Menggala, acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Lt. 2 Setdakab Tulang Bawang, Senin (10/04/2023).

Sebelum Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Rutan Menggala dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Doa.

Kemudian dilanjutkan Penanda tanganan Nota Kesepakatan oleh Karutan Kelas IIB Menggala Bersama Pejabat Bupati Tulang Bawang yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah Tulang Bawang, Asisten I A.Suharyo, Kepala dinas, Pemkab Tuba dan seluruh pejabat Struktural Rutan Menggala.

Dalam sambutannya Karutan kelas IIB Menggala Indra Laya menyampaikan kepada seluruh pihak Kesepakatan dan Kerjasama ini mohon didukung.

“Karena memang kami tidak mampu berjalan sendiri melainkan memerlukan bantuan dari Pemerintah daerah setempat sehingga memang membutuhkan dukungan dari dinas dinas terkait, apalagi over kapasitas yang terjadi di Rutan Kelas IIB menggala membuat kami memang membutuhkan bantuan dari berbagai pihak, sesuai dengan slogan kami yaitu Kemenkumham Semakin Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif (PASTI) dengan harapan pelayanan terhadap rutan menggala dapat berjalan dengan lancar,” ujar Indra.

Demikian selaku pejabat Bupati Tulang Bawang Drs.Qudrotul ikhwan MM, menyampaikan,   “Penting bagi kita untuk melakukan sinergi ini, apalagi yang dibina ini hampir semua warga Tulang Bawang, tidak hanya keterampilan, saya harapkan perlunya penanaman nilai-nilai Keagamaan agar setelah bebas kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya.

Lanjutnya, “saya menyambut baik Nota Kesepakatan ini untuk kita melakukan kegiatan bersama dan usaha bersama, sehingga setelah mereka keluar bisa lebih beradaptasi, dan dapat diterima di masayarakat luas,” harap Pj. Qudrotul.

“Mudah mudahan Penandatanganan Nota Kesepakatan ini tidak hanya simbol Tanda tangan di kertas, tapi bisa Kita implementasikan kedepannya demi memaksimalkan pembinaan terhadap warga binaan di dalam Rutan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses