Ribuan Umat Katolik Dairi Turun ke Jalan Sambil Teriak – Teriak 

Dairi322 Dilihat

Dairi, medianasional.id – Mengundang perhatian warga, Seorang pria dengan tangan terikat di lempari dengan batu oleh massa lalu di giring dan di pukuli, di tendang dan di cambuk di sepanjang jalan hingga sekujur tubuhnya berlumuran darah serta di iringi teriakan lantang yang menggema di tengah kota Sidikalang dengan teriakan, “siksa dia, salibkan dia, bunuh dia, dia adalah penjahat, bunuh dia” seru mereka.

Ini adalah bagian dari prosesi jalan Salib yang di ikuti Ribuan Umat Katolik Gereja Paroki Maria Pertolongan Orang Kristen (MPOK) Sidikalang Kabupaten Dairi tumpah ke jalan memenuhi sepanjang jalan Protokol Kabupaten Dairi, Jumat (18/04/25).

Prosesi ini lebih dahulu di awali dengan Drama treatikal Penyaliban Yesus oleh tentara Jahudi yang diperankan oleh guru dan siswa/siswi Santo Petrus yang mendapat pengawalan dari Anggota Polres Dairi dan TNI Ad Kabupaten Dairi.

Bagi umat Katolik Jalan Salib merupakan penggambaran penderitaan Yesus Kristus, masa-masa terakhir Yesus, dan devosi yang memperingati Penderitaan tersebut.

Tradisi ini sebagai devosi yang diadakan di gereja, dimulai oleh Santo Fransiskus Assisi dan menyebar ke seluruh Gereja Katolik Roma pada abad pertengahan.

Jalan Salib adalah devosi yang mengarahkan pandangan spiritual kita pada peristiwa Yesus Kristus mulai dari keputusan hukuman mati pada Yesus hingga peristiwa pemakaman-Nya. Dalam bahasa Latin, Jalan Salib disebut Via Dolorosa artinya Jalan penderitaan.

Prosesi Jalan Salib juga bagian dari perayaan Trihari Suci, Di dalam Liturgi Gereja Katolik dikenal Trihari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci atau tiga hari suci Paskah. Trihari Suci diawali dengan misa petang pada Kamis Putih, memuncak pada perayaan Malam Paskah, dan berakhir pada ibadah Sore Minggu Paskah.

 

(Kristo)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses