Bantul, medianasional.id – TK Masyithoh VII Ngablak, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, terus memperkuat layanan sekolah sehat melalui program revitalisasi sarana prasarana yang diberikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tahun 2025 sekolah ini menerima bantuan revitalisasi untuk ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), yang dinilai sangat strategis dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Kepala TK Masyithoh VII Ngablak, Laili Rif’ah Maftuchah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan tersebut. la menegaskan bahwa seluruh bantuan diterima utuh dan tepat waktu, serta digunakan sesuai peruntukan.
“Ruang UKS sangat penting dalam layanan tumbuh kembang anak. Dengan ruang yang layak, kami bisa memastikan sekolah menjadi lingkungan yang sehat, sehingga anak-anak dapat berkembang menjadi generasi kreatif dan hebat, serta kelak berperan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya saat menerima kunjungan monitoring dan evaluasi dari BPMP DIY, Kamis (27/11).
Mustari, Katimja SD BPMP DIY sekaligus koordinator monitoring dan evaluasi program revitalisasi sekolah menjelaskan bahwa DIY memiliki 175 sekolah penerima bantuan revitalisasi. Program prioritas ini fokus pada peningkatan sarana pembelajaran yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kualitas layanan pendidikan untuk semua.
“Monitoring ini dilakukan untuk memetakan pelaksanaan program, memotret progres, sekaligus menjaring kendala-kendala di lapangan untuk perbaikan program selanjutnya,” jelasnya. BPMP DIY melaksanakan monitoring mulai 25 November hingga 2 Desember 2025, dengan sasaran 90 sekolah di berbagai jenjang.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap revitalisasi sarpras tidak hanya selesai secara fisik, namun benar-benar berdampak pada kualitas layanan dan pengalaman belajar anak. Dengan dukungan tersebut, TK Masyithoh VII Ngablak kini semakin siap menguatkan budaya sekolah sehat sebagai fondasi pendidikan anak usia dini yang bermutu.(wid)






