Reses dan Penyuluhan Sosial di Paguyangan, DPRD Jateng Dorong Penguatan Kesetiakawanan Sosial Masyarakat

Brebes, Jawa Tengah1887 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Kabupaten Brebes menggelar kegiatan reses yang dirangkaikan dengan penyuluhan sosial bertema “Peningkatan Kualitas Tanggung Jawab dan Kesetiakawanan Sosial di Masyarakat”. Kegiatan berlangsung di Kebon Lumpang, Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh dr. Mesi Widya Astuti, M.Mars, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan 12 (Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal) yang bertugas di Komisi D membidangi kesehatan, sosial, tenaga kerja, dan kependudukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Hj. Nur Bintang, S.I.Kom, Anggota DPRD Kabupaten Brebes Fraksi PDI Perjuangan Dapil 2, Mariyana Dewayani, S.H., Penyuluh Sosial Ahli Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Tarsono, S.E., M.M., Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Brebes, serta tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan warga yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam pemaparannya, Mariyana Dewayani menjelaskan bahwa kesetiakawanan sosial merupakan fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, kepedulian sosial dan semangat gotong royong perlu terus ditumbuhkan agar masyarakat mampu menghadapi berbagai persoalan secara bersama-sama.

“Penyuluhan ini bertujuan agar warga semakin peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitarnya serta memperkuat semangat gotong royong untuk meringankan beban sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Tarsono menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan sosial menjadi sarana penting untuk menjembatani informasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, berbagai program sosial yang dijalankan pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, dr. Mesi Widya Astuti menyampaikan bahwa kegiatan reses tidak hanya menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana berbagi informasi dan pengetahuan terkait program-program pemerintah, khususnya di bidang sosial.

“Sinergi antara legislatif tingkat provinsi dan kabupaten sangat penting untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat mendengar langsung kebutuhan warga sekaligus memberikan edukasi terkait program-program yang sedang berjalan,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa masih terdapat berbagai persoalan sosial yang belum terselesaikan secara menyeluruh. Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah proses pembenahan dan peningkatan kualitas data kesejahteraan sosial yang masih terus dilakukan oleh pemerintah.

“Dinas sosial saat ini terus melakukan perbaikan dan pembaruan data. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui proses tersebut sehingga perlu dilakukan sosialisasi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Senada dengan itu, Hj. Nur Bintang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan lembaga kemasyarakatan menjadi faktor penting dalam menjaga kerukunan sosial sekaligus mendukung pembangunan desa.

“Peran masyarakat dan lembaga kemasyarakatan sangat penting dalam menjaga kerukunan serta mempercepat pembangunan desa. Semangat kebersamaan harus terus dipelihara demi kesejahteraan bersama,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan dengan mengusung nilai-nilai AKHLAK, semangat “Bangga Melayani, Bangga Berbuat”, serta moto “Ngopeni, Nglakoni Jateng”. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses