
Batang, medianasional.id Panglima Kodam IV Dipinegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-103 di lapangan Desa Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Selasa(13/11/18).
Setelah usai menutup kegiatan tersebut Mayjen TNI Wuryanto meresmikan ruas jalan Durenombo-Durensari sepanjang 2. 359 meter.
” Progam TMMD di Desa Duren Ombo merupakan sebagian dari 50 pelaksanaan yang secera serentak ditutup hari ini,” Kata Mayjen TNI Wuryanto usai meresmikan jalan tersebut.
Dalam kesempatan ini, Ia juga mengatakan, antusias masyarakat desa sangat luar biasa, karena apa yang mereka impikan dan dambakan hari ini bisa terwujud. Tuturnya
“Adanya Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk meningkatkan roda perekonomian desa, dan Desa Duren Ombo merupakan satu diantara ratusan desa di Jawa Tengan menginginkan dilaksnakan TMMD,” jelasnya.
Dengan begitu masih banyak desa yang belum tersentuh pembangunan di katakan Mayjen TNI Wuryanto, hal ini karena keterbatasan anggaran sehingga kerjasama TNI dengan Pemerintah dalam program TMMD sangat dibutuhkan. Tambahnya
“Program TMMD setahun satu kali, tetapi mengingat permintaan dan kebutuhan masyarakat yang luar biasa tahun ini di laksanakan tiga kali,” Kata Mayjen TNI Wuryanto
Disampaikan Jendral bintang dua agar apa yang di kerjakan oleh TNI bersama masyarakat bisa membawa manfaat bagi masyarakat, terutama untuk peningkatan perekonomian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.”karena saya yakin bersama rakyat TNI kuat,” Jelasnya
Ditambahkan Bupati Batang Wihaji dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran TNI yang telah bergotong royong bersama masyarakat membangun desa. Tuturnya
” Tidak lupa saya atas nama Kepala Daerah berterima kasih dan merasa terharu melihat gotong royong elemen masyarakat terlibat dari TNI, POLRI guyub rukun mbangun desa dan rehab Rumah Tidak Layak Huni,” Kata Wihaji
Bukan hanya itu lanjutnya, masyarakat juga di berikan latihan cara pembuatan jamban dengan harga pembuatannya hanya Rp 25 ribu.”Tambahnya
“Dengan harga Rp 25 ribu di cetak yang banyak dan Pemkab siap membelinya karena kami memiliki program jambanisasi,” Kata Wihaji
Pelaksanaan program TMMD bersama lintas sektoral, ormas dan segenap warga membutuhkan 41 hari untuk menyelesaikan jalan, yang sejak dari tahap Pra TMMD, tanggal 2 Oktober 2018 lalu, kemudian di lanjutkan pembukaan TMMD 15 November 2018 lalu dengan hadirnya Satgas gabungan.
Dalam kesempatan tersebut Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto Komando, Resort Militer 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana bersama Bupati Batang Wihaji, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga membagikan 500 paket sembako.
Kontributor : Sukirno
Editor : Puji_Leksono






