Poros Penyeimbang Muncul,  Heri Prihatin Siap Rebut Kursi Ketua Golkar NTB

Mataram, NTB – Suasana politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar NTB kian memanas. Ir. H.L. Heri Prihatin, politisi senior Golkar, dengan tegas menyatakan kesiapannya maju sebagai calon ketua, menolak Musda yang dianggap tidak demokratis. Dukungan dari 4 DPD II pun telah dikantonginya.
Menjelang Musda 24 Mei 2025, tiga nama mencuat: Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, Heri Prihatin, dan Walikota Mataram H. Mohan Roliskana. Heri Prihatin, dalam konferensi pers di Lombok Astoria Hotel, Kamis (15/05/2025), mengungkapkan keprihatinannya atas penurunan suara Golkar di Pemilu 2024, yang menurutnya disebabkan kaderisasi yang tidak profesional.

“Kita menolak calon tunggal karena tidak demokratis. Saya maju sebagai penyeimbang,” tegasnya, menyoroti sistem kaderisasi yang “membonsaikan” kader. Ia mengajak Golkar NTB untuk introspeksi dan berbenah, membangun masa depan dengan semangat gotong royong.
Heri Prihatin menekankan pentingnya transparansi dan musyawarah, serta menolak partai sebagai alat kekuasaan semata. “Partai harus menjaga marwah dan prinsip demokrasi,” ujarnya. Ia mengajak seluruh kader untuk duduk bersama, termasuk Wagub dan Walikota, demi harmonisasi.

“Saya sudah mendapatkan dukungan dari 4 DPD Partai Golkar. Kita harus dewasa dalam bermusyawarah,” pungkasnya, berharap Musda menghasilkan pemimpin yang membawa Golkar NTB menuju masa depan cerah. Momentum ini menjadi ujian kedewasaan politik bagi kader Golkar NTB.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses