KENDAL– MEDIANASIONAL.ID- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam upacara yang digelar di GOR Bola Voli Indoor Jatidiri Semarang, Selasa (1/9/2026). Sebanyak sekitar 700 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah mengikuti seremoni pembukaan ajang olahraga pelajar tersebut. Ajang ini akan diikuti sekitar tujuh ribuan pelajar se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan POPDA Jateng 2026. Ia meminta seluruh atlet bertanding secara maksimal dengan tetap mengedepankan kejujuran dan semangat fair play.
“Saya meminta kepada seluruh atlet pelajar dari seluruh kabupaten atau kota, untuk bertanding secara maksimal namun tetap mengedepankan nilai kejujuran dan sportivitas di setiap cabang olahraga,” tandasnya.
Ahmad Luthfi juga mengingatkan bahwa POPDA Jateng 2026 menjadi panggung penting untuk menjaring bibit-bibit muda berbakat. Para atlet pelajar diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang menjaga keberlanjutan prestasi olahraga Jawa Tengah di tingkat nasional maupun internasional.
Hal tersebut sejalan dengan komitmennya dalam pengembangan olahraga daerah, yakni menciptakan ruang olahraga yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak muda untuk mengembangkan potensi serta prestasinya.
“Sebagai momentum kumpulnya kontingen dari berbagai daerah ini, POPDA diharapkan dapat merekatkan kebersamaan dan meruntuhkan ego sektoral demi kemajuan bersama Jawa Tengah,” ungkap Luthfi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, POPDA Jateng 2026 berlangsung pada 2-6 September 2026. Ajang tersebut diikuti atlet tingkat SD, SMP, dan SMA dengan mempertandingkan 23 cabang olahraga.
“Meliputi angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli pantai, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, wushu, senam, dan sepak bola,” bebernya.
Upacara pembukaan juga diikuti kontingen dari Kabupaten Kendal yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan pertandingan cabang olahraga balap sepeda dan taekwondo.
Disporapar Kendal siapkan dua venue Cabor
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal melalui Plt Sekretaris Dinas, Zen Yukri Iswandaru mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan venue untuk dua cabang olahraga tersebut.
“Untuk cabor balap sepeda dilaksanakan di Kebun Cengkeh, Selokaton Banaran Sukorejo, dan cabor taekwondo digelar di Kendal Sport Center, Kompleks Stadion Utama Kendal,” ujarnya.
Zen menjelaskan, sebagai pelaksana POPDA Jawa Tengah 2026, pihaknya hanya mempersiapkan venue pertandingan. Sementara kebutuhan penginapan selama berada di Kendal menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen kabupaten maupun kota se-Jawa Tengah.
“Untuk fasilitas seperti penginapan selama di Kendal menjadi tanggungjawab masing-masing kontingen kabupaten maupun kota se-Jateng. Kalau untuk perijinan, keamanan dan kesehatan, serta kebutuhan pelaksanaan kegiatan semua yang mengatur dari Dispora Provinsi Jawa Tengah, Pengprov Sepeda dan Taekwondo Jateng yang bekerjasama dengan Pengkab Sepeda maupun Taekwondo di Kabupaten Kendal,” jelasnya.
Dalam ajang POPDA Jateng 2026, Kabupaten Kendal mengirimkan 248 atlet pelajar, 56 pelatih, dan sembilan pendamping. Kontingen Kendal mengikuti 21 cabang olahraga, tanpa mengikuti cabang olahraga senam dan sepak bola.(#)




