Polda Papua Bersama KKST Gelar Pertemuan

Papua539 Dilihat

Jayapura, medianasional.id- Polda Papua melalui Bidang hubungan masyarakat (Bidhumas) menggelar pertemuan bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) di Media Center Bidhumas Polda Papua, Rabu (14/12/2022).

Pertemuan tersebut membahas pernyataan ketua KNPI Pusat berkaitan dengan beredarnya Video Kekerasan oleh KKB di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KKST Provinsi Papua La Ode Mohitu, Ketua HIPPMA Sultra Papua Abdul Naim, Ketua FKMB Hasirin, Ketua Kewawasan Wakatobi La Ode Syafaati. E, Penasehat Kerukunan Rahadin, Ketua Penasehat Muslim.

Dalam pertemuan itu, Ketua KKST mengatakan, bahwa dirinya meminta kepada pihak Kepolisian agar selalu berkordinasi dengan Pemerintah ataupun TNI agar semua kejadian-kejadian yang dilakukan oleh KKB bisa diketahui sebelum mereka melakukan perbuatan keji tersebut.

“Kedatangan kami disini adalah untuk mendukung TNI/Polri agar dapat menangkap pelaku dan di adili sesuai aturan hukum yg ada di Republik Indonesia ini,” kata La Ode.

Ia berharap kepada Kepolisian agar selalu bersiaga penuh sehingga kejadian yang lalu tidak terjadi lagi terhadap masyarakat sipil di daerah rawan.

“Kami juga meminta untuk Kepolisian agar melakukan himbauan di daerah konflik dan mengajukan penambahan personel Polri di daerah rawan tersebut,” ungkap Ketua KKST.

Sementara, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan, belasungkawa atas wafatnya 3 (tiga) warga Sulawesi Tenggara, yang mana 3 warga dimaksud di aniaya dan dibunuh oleh KKB di Pegunungan Bintang pada tanggal 5 Desember 2022 lalu.

“Saran masukan yang disampaikan sangat banyak untuk kami input dan selanjutnya akan kami laporkan kepada pimpinan. Salah satunya adalah agar selalu kordinasi dengan TNI dan Pemda setempat dalam menyelesaikan masalah yang ada di daerah rawan sehingga daerah tersebut khususnya daerah pegunungan agar segera kondusif,” ucapnya.

Menurut Kabid Humas, sejumlah pertemuan juga sudah dilakukan untuk membicarakan persoalan dimaksud. Tujuannya kedepannya agar di wilayah 29 (dua puluh sembilan) kabupaten/kota tetap terjaga situasi Kamtibmas yang kondusif jelang Natal dan Tahun Baru.

“Saat ini kami dari pihak Kepolisian sudah mengidentifikasi dan kedepan akan dilakukan upaya upaya tindakan hukum, mudah-mudahan dengan bantuan seluruh warga masyarakat kami dapat segera menangkap pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, diproses, diadili sesuai peraturan hukum,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses