Polda Jateng, Selama Libur Idul Adha Larang Masyarakat Berpergian

Semarang215 Dilihat


Semarang, medianasional.id
Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) melarang masyarakat diluar sektor esensial dan kritikal untuk berpergian selama libur Idul Adha. Sebelum libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, Jajaran Polda Jateng telah melakukan penutupan di 27 pintu exit tol dan penyekatan di 244 titik.

Sementara itu Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafiruddin menuturkan, bahwa penutupan 27 pintu exit tol dimulai dari 16 Juli hingga 22 Juli 2021. Penutupan diperuntukan untuk kendaraan di luar sektor esensial dan kritikal.

“Rest area di jalur tol sementara ini hanya boleh melayani take away (bungkus),” ungkapnya Selasa, (20/7/2021).

Ia juga mengatakan, Selain penutupan, kita juga melakukan pemeriksaan di jalur arteri, perbatasan Provinsi, dan perbatasan Kabupaten/Kota, serta 244 titik cek poin di wilayah Jawa Tengah. Dengan melakukan pemeriksaan dokumen berupa surat vaksin minimal vaksin pertama, rapid test antigen maksimal 1X24 jam sebelum berangkat, surat keterangan kerja di sektor esensial dan kritikal.

Selanjutnya, Jarak 1 kilometer hingga 200 meter sebelum penyekatan akan diberikan papan pengumuman. Pihaknya akan mengarahkan kendaraan non essensial dan kritikal di lajur kanan untuk diputar balikkan. Lajur kanan akan disekat menggunakan water barrier hingga putar balik. Untuk kendaraan nakes maupun disektor esensial dan kritikal diberi lajur kiri. Petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap sektor tersebut.

“Jika dalam pemeriksaan petugas memenuhi syarat, silahkan kendaraan meneruskan perjalanan. Namun ketika mereka tidak memenuhi persyaratan lewat untuk berputar balik, ” Ungkapnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Rudy menjelaskan, Menurut Rudy, setelah lokasi pemeriksaan, pihaknya juga menyediakan tempat untuk Rapid Tes antigen gratis. Pengetesan akan dilakukan secara acak. Setelah adanya penutupan tol jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurunan terbukti.

Semenjak adanya penutupan kendaraan yang yang masuk wilayah jateng sejumlah 36.706 kendaraan dan setelah ada penutupan jumlah kedaraan melintas menjadi 17.857 atau mengalami penurunan 18.849 kendaraan.

Begitu juga kendaraan yang keluar dari Jateng sebelum adanya penutupan Tol tanggal 13 sampai dengan 15 Juli kendaraan keluar wilayah Jateng berjumlah 26.414 kendaraan.

” Setelah penutupan 27 gate tol berjumlah 16130 kendaraan, berarti terjadi penurunan hingga 39 persen atau 10.284,” Pungkasnya. *

#PujiLeksono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses