Bumiayu, Brebes, medianasional.id – Dua perupa asal Bumiayu, Alik Setiawan dan Herianto menggelar pameran seni lukis bertajuk dokumentasi visual tentang kampung halamannya. Dalam pameran ini, Alik menuangkan kenangan, keindahan, serta nilai historis Bumiayu ke atas kanvas melalui karya-karya lukisan yang penuh makna.

General Manager Hotel Grand Dian Bumiayu, Andi Triantoro, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Saya sangat mengapresiasi karya dua perupa Alik Setiawan dan Herianto. Kami di Hotel Grand Dian siap memberikan wadah untuk para seniman Bumiayu dalam berekspresi dan berkarya. Melalui seni lukis, kenangan indah tentang Bumiayu dapat diabadikan dan dikenang sepanjang masa,” ujarnya.
Alik Setiawan dan Herianto menampilkan sejumlah lukisan yang terinspirasi dari ikon-ikon sejarah dan lokasi khas Bumiayu, seperti Bioskop Sena, Opseteran, Jembatan Sakalimalas, dan Stasiun Bumiayu. Pameran ini juga menghadirkan sesi live painting, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menyaksikan langsung proses kreatif sang seniman.

Bumiayu, yang secara historis dan geografis dikenal sebagai kota yang memiliki nilai warisan tinggi, menjadi sumber inspirasi utama dalam pameran ini. Keindahan alamnya yang sejuk serta peninggalan-peninggalan zaman Belanda menjadikan kota ini sangat layak untuk didokumentasikan dalam seni.
“Dengan adanya pameran ini, kami berharap dapat membangkitkan semangat berkesenian, meningkatkan minat terhadap seni lukis, serta memperkenalkan Bumiayu sebagai kota yang eksotis dan penuh kenangan,” tambah Andi.
Pameran ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas Bumiayu melalui jalur seni, serta mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.





