Perlindungan Kesehatan Tetap Terjaga Saat Lebaran 2025

Bungo, Jambi, Sumatera516 Dilihat

Bungo, medianasional.id – BPJS kesehatan Kabupaten Bungo melakukan Konferensi pers jelang libur Lebaran 2025 yang dilakukan di Aula kantor BPJS bungo, Rabu,19/03/2025

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Dinas kesehatan kabupaten Bungo dr.Safarudin Matondang,M.PH, perwakilan dari RSUD Hanafi Bungo beserta staf, Kepala bagian SDMUK sdm, umum dan komunikasi Irfan Rachmadi beserta para staf kantor BPJS Kabupaten Bungo.

BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025
JAKARTA (19/03/2025) – BPJS Kesehatan terus menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap bisa mengakses pelayanan, baik layanan administrasi kepesertaan JKN maupun layanan kesehatan selama libur Lebaran 2025. Kebijakan khusus ini diambil guna mengantisipasi potensi kendala akses pelayanan di masa liburan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan untuk mengakomodir berbagai kebutuhan peserta, BPJS Kesehatan juga menerapkan piket layanan baik di kantor cabang maupun layanan di Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Di kantor cabang, BPJS Kesehatan menerapkan piket dimulai dari tanggal 28 Maret, 2, 3, 4 dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00 – 12.00 waktu setempat. Selain itu, pada layanan PANDAWA dapat diakses oleh peserta setiap hari selama 24 jam.

“Adapun jenis layanan yang masih dapat dimanfaatkan oleh peserta di antaranya layanan informasi, layanan administrasi, hingga layanan pengaduan. Apabila peserta ingin mengakses layanan digital, peserta juga bisa mengakses melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga website resmi BPJS Kesehatan,” kata Ghufron pada Konferensi Pers Pelayanan Mudik Lebaran Tahun 2025, Rabu (19/03).

Ghufron mengungkapkan dengan prinsip portabilitas yang diterapkan dalam Program JKN, peserta dapat memperoleh layanan kesehatan di mana saja dan kapan saja, tidak terbatas pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar. Artinya, bagi peserta yang menjalani mudik lebaran, tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan, termasuk saat hari raya Lebaran.

“Di masa libur lebaran, apabila peserta berada di luar daerah tempat asalnya, peserta masih dapat mengakses di fasilitas kesehatan yang bukan tempat dirinya terdaftar. Jika peserta dalam kondisi kegawatdaruratan medis, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta,” jelas Ghufron.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati menambahkan penjaminan dan prosedur pelayanan terhadap pasien gawat darurat peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila peserta mengalami kendala saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, peserta dapat menghubungi Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP). Khusus di rumah sakit, BPJS Kesehatan juga telah menghadirkan Petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) untuk mempermudah dalam mengakses informasi pelayanan.

Sementara itu, selama libur lebaran, ketentuan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) tetap mengacu pada kebijakan pelayanan kesehatan di FKTP. Apabila jadwal pengambilan obat PRB jatuh pada masa libur lebaran, maka jadwal dapat disesuaikan menjadi lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan obatnya
habis.

“Namun harus tetap dipastikan bahwa status kepesertaan JKN peserta harus aktif. Jika status kepesertaan JKN-nya tidak aktif karena adanya tunggakan iuran, peserta diharapkan untuk melunasi tunggakan tersebut.

Apabila peserta merasa berat untuk melunasi tunggakan sekaligus, peserta bisa memanfaatkan Program New
Rencana luran Bertahap BPJS Kesehatan (REHAB) 2.0 yang terdapat di Aplikasi Mobile JKN. Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bekerjasama dengan satu juta kanal pembayaran yang memudahkan peserta dalam melakukan pembayaran iuran JKN,” tambah Lily.

Dalam mengantisipasi arus mudik yang tinggi, BPJS Kesehatan juga telah menyiapkan Posko Mudik di tujuh titik dan satu titik Posko Arus Balik padat pemudik. Posko ini tidak hanya memberikan pelayanan kepesertaan
JKN, tetapi juga siap menangani keadaan darurat dengan menyediakan obat-obatan dan rujukan medis apabila diperlukan.

Adapun titik posko yang dihadirkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran yaitu Terminal Pulo Gebang
Jakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429, Terminal Purabaya Sidoarjo, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar,
Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka dan Posko Arus Balik terdapat di Rest Area Tol Cipali Km 164B Majalengka.

“Harapannya, komitmen yang ditunjukkan BPJS Kesehatan pada masa libur lebaran ini juga didukung oleh seluruh mitra fasilitas kesehatan. Dengan terbukanya akses bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan di masa libur lebaran, diharapkan fasilitas kesehatan juga berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh peserta, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani mudik lebaran,”tutupnya.

Dalam sambutannya Kacab BPJS kesehatan kabupaten Bungo yang diawakili oleh Kepala bagian SDMUK sdm, umum dan komunikasi irfan rachmadi menyampaikan permohonan maaf dari kepala Cabang tidak bisa hadir dikarenakan ada kegiatan di Jambi padahal beliau ingin sekali mengikuti kegiatan ini bisa bersilahturahmi dengan rekan rekan media semua,”ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini
Kegiatan ini kita laksanakan serentak kita laksanakan di seluruh Indonesia hari ini dan dilaksanakan setiap tahun dengan rutin kita lakukannkarena untuk menjamin peserta program JKN ini pada saat mudik lebaran mereka tetap dapat pelayanan kesehatan disetiap Faskes dengan jaminan BPJS kesehatan, selama libur lebaran ini mereka tetap mendapatkan pelayanan dengan baik, kartu JKN nya didaerah dikampung halaman tidak perlu dikuatirkan, karena akan tetap dilayani disetiap di Faskes ditempat kampung halamannya dengan hanya mengunakan KTP dan KK dengan mencocokan NIK disitu akan terkaver semuanya dikarenakan kita tidak bisa mencetak kartu lagi

Jadi selama libur lebaran ini dari tanggal 31 Maret sampai 7 April 2025 kita tetap berkomitmen untuk tetap memenuhi pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dan mempermudah dalam mengaksesnya,”ujarnya saat memaparkan kegiatan tersebut.

Beliau juga berharap agar rekan rekan media untuk bisa menyampaikan kemasyarakatan utuk tidak takut mengunakan kartu JKN saat mudik lebaran disetiap Faskes ditempat yang dikunjungi masih tetap mendapat pelayanan kesehatan dengan baik,” pungkasnya

Disamping itu Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bungo dr.Safarudin Matondang,M.PH menyampaikan bahwa intinya selama liburan Lebaran tahun ini di kabupaten Bungo semua pasilitas kesehatan tetap melakukan pelayanan kesehatan peserta dan JKN KIS walaupun bukan fasilitas kesehatan (Faskes) yang telah ditentukan oleh Kemensos RI,”ujarnya. (fa)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses