Kampar, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Kampar bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kampar, termasuk unsur Forkopimda beserta jajaran Polres dan TNI Kampar, peringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019.
Peringatan HPSN tersebut diawali dengan kegiatan apel bersama, sekaligus pencanangan Kabupaten Kampar bersih, dan gerakan aksi bersih sampah. Yang di pimpin dan dibuka langsung oleh Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, S.H, di lapangan Merdeka Bangkinang Kota. Senin, (5/3 /2019).
Acara tersebut tampak dihadiri oleh Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, S.H, didampingi Sekda, Yusri, Kapolres Kampar, AKBP. Andri Ananda Yudhistira, S.I.K, M.H, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, Ir. Cokroaminoto, dan para Kepala OPD lainnya, TNI, para Camat, serta Lurah.
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, S.H, dalam arahannya, mengajak seluruh Jajaran termasuk masyarakat untuk dapat mengelola sampah agar bermanfaat bagi kehidupan. Disamping itu juga untuk menjadikan hidup bersih, sehat, dan bernilai. Karena sampah tersebut dapat diolah, hingga memberi manfaat untuk kehidupan.
Sementara itu, pengelolaan sampah terutama untuk kawasan Kota Bangkinang dan sekitarnya harus terus kita lakukan, dan mari kita tanamkan kesadaran terhadap peduli sampah dengan budaya 3R,” jelasnya.
Kemudian melalui budaya 3R ini diantaranya yaitu, pertama Reuse atau penggunaan kembali sampah, Reduce atau mengurangi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah, dan Recycle mendaur ulang atau mengolah kembali sampah menjadi barang baru yang bermanfaat. Hal ini sangat penting tentunya diawali dengan mereduksi sampah secara mandiri yang dimulai dari rumah tangga.
Selanjutnya dengan peran aktif masyarakat yang mampu mereduksi dan mendaur ulang sampah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat, maka volume sampah dapat menurun.
Selain itu, Catur Sugeng juga mengajak dan menghimbau, dalam rangka gerakan Kampar bersih dan memperingati HPSN ini diantara lain adalah, untuk kampanye gerakan bersih pengelolaan sampah pada saat dan setiap kegiatan car free day, senam, olahraga, dan acara keramaian yang menimbulkan adanya potensi sampah,” ungkapnya lagi.
Lebihlanjut ditambahkan Bupati Kampar, untuk mensosialisasikan dan eduksi pengelolaan sampah. Gerakan aksi bersih sampah melalui budaya gotong royong dan mengurangi penggunaan kantong plastik, serta mengadakan sarana dan prasarana penunjang pengelolaan sampah. Kemudian pembentukan Bank Sampah, baik untuk di Kecamatan, maupun di Desa dan Kelurahan,” ujarnya.
Terakhir, selain acara inti HPSN, juga digelar acara tambahan. Diantaranya penyerahan perangkat kerja gotong royong dari Bupati Kampar kepada Kepala OPD, Camat, dan Lurah. Yang kemudian ditentukan lokasi pelaksanaan gerakan aksi bersih, dan penandatanganan baleho gerakan Kampar bersih, serta aksi bersih sampah oleh Bupati Kampar bersama Forkopimda dan pimpinan OPD lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan peninjaun lokasi Bangkinang River Side oleh Bupati Kampar bersama pimpinan OPD. ( Rilis / Robinson Tambunan).






