KENDAL- medianasional.id- Pengusaha toko swalayan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mengeluhkan kelangkaan uang koin pecahan 100 dan 200 Rupiah.
DK salah satu pengusaha toko swalayan di jalan Soekarno-Hatta Kendal, Jawa Tengah mengatakan sejak menjelang lebaran tahun 2021 sampai sekarang, uang koin 100 dan 200 Rupiah seakan menghilang dari pasaran, sehingga membuatnya kebingungan.
“Saya sudah berusaha mencari pecahan uang koin 100 dan 200 Rupiah kesana kemari. Juga bertanya ke beberapa BPR, namun jawabnya sama mereka tidak punya,” kata DK di Kendal, Minggu, (30/5/2021).
Disampaikan DK, pihaknya membutuhkan pecahan uang koin dalam jumlah yang banyak untuk uang pengembalian di kasir swalayan miliknya.
“kami sudah berusaha memberi solusi ke pembeli dengan mengganti permen. Namun mereka keberatan. Bahkan ada yang sampai melempar permennya ke kasir,” ungkapnya.
DK berharap kepada pihak terkait, terutama bank pemerintah untuk bisa menyediakan lagi uang koin pecahan 100 dan 200 Rupiah.
“Kami mohon pada pihak-pihak yang terkait, terutama bank pemerintah bisa menyediakan lagi seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” harap DK.
Sementara itu, Santo, Humas Kantor Cabang BRI Kendal, Jawa Tengah saat dikonfirmasi melalui telepon terkait dengan kelangkaan uang koin pecahan 100 dan 200 Rupiah tersebut mengatakan, untuk stock uang receh pihaknya mengandalkan setoran kembalian dari nasabah yang memang saat ini agak jarang, dan dari Kantor Cabang Koordinator (Kancako) melalui tambahan kas. Sedang Kancako sendiri mendapat stock uang koin dari Bank Indonesia (BI).
“Maka dalam hal ini BRI Kendal hanya membantu perputaran uang saja di wilayah Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Ditambahkan Santo, kaitanya dengan himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai (cashless), karena selain bermanfaat untuk mengurangi penggunaan uang kecil, juga bisa sebagai salah satu cara mengurangi penyebaran dan penularan virus covid 19 melalui interaksi pembayaran tunai.
Dikatakannya, Kantor Cabang BRI Kendal juga sudah memberikan fasilitas transaksi non tunai dengan menyediakan alat pembayaran dengan kartu ATM melalui EDC. Baik EDC merchant yang tersedia di toko-toko maupun melalui EDC yang ada di agen Brilink yang sudah tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Kendal.
“Selain itu, BRI juga sudah menyediakan kartu uang elektronik yaitu BRIZZI, yang bisa digunakan untuk pembayaran belanja maupun pembayaran tol,” pungkasnya. (AERO)





