Pemkab Raja Ampat Imbau Wisatawan Tidak Kunjungi Pulau Wayag dan Manyaifun

Papua Barat Daya261 Dilihat

Raja Ampat,medianasional.id – Sebagai bentuk protes atas pencabutan 4 (empat) Izin Usaha Pertambangan (IUP) Nikel di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya, sehingga warga lokal melakukan pemalangan aktivitas wisata di Pulau Wayag.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat melalui OPD teknis, Dinas Pariwisata daerah setempat mengimbau bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk tidak melakukan kunjungan wisata, di Pulau Wayag dan Manyaifun.

“Karena ada pemalangan di objek wisata Pulau Wayag, sehingga Pemerintah mengimbau kepada wisatawan domestik, maupun mancanegara untuk tidak melakukan kunjungan wisata di Wayag dan Manyaifun demi keamanan wisatawan,” ujar Kepala dinas (Kadis) Pariwisata Raja Ampat, Ellen Risamasu kepada wartawan, Senin (16/6/2025) sore.

Menurutnya imbauan ini hanya untuk objek wisata di Pulau Wayag dan Manyaifun untuk objek wisata lainnya di Raja Ampat masih aktif beroperasi, dan wisatawan masih datang berkunjung.

“Ini kan himbauan dari Kepala Daerah, untuk sementara ditutup, kita tunggu pembicaraan, keputusan dari Kepala Daerah kapan waktunya akan dibuka kembali. Karena ini masih memanas, karena warga setempat yang bekerja di PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) pekerjaannya terputus,”ungkap Kadis Pariwisata.

Tim Liputan medianasional.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses