Baturaja, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berkomitmen meningkatkan keterbukaan informasi publik demi mewujudkan predikat Kabupaten Informatif. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi standar keterbukaan informasi.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) OKU, Alva Elan, S.ST., M.PSDA, saat menerima kunjungan Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sumatera Selatan di ruang induk Rumah Dinas Bupati OKU, Jumat (9/10/2026).
Kunjungan tersebut dihadiri Ketua KIP Provinsi Sumsel Haidir Rohimin, S.E., M.M., bersama anggota KIP Provinsi Sumsel Dr. Hadi Prayogo, M.I.Kom., dan Yoppy Van Houten, S.Psi.
Turut mendampingi Sekda OKU, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) OKU Mirdaili, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) OKU A. Suryadi, Dirut RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dr Rynna Dyana Rahman M.K.M, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo OKU Dede Fernandez, S.Sos., M.I.Kom., beserta jajaran Kominfo OKU.
Sekda OKU Alva Elan mengatakan, predikat Kabupaten Informatif merupakan salah satu cerminan tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam memberikan akses informasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Pemkab OKU berkomitmen meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik dengan melibatkan seluruh perangkat daerah.
“Kami sangat mendukung OKU menjadi kabupaten yang informatif. Saya minta seluruh OPD di OKU bisa mendukung agar OKU bisa meraih predikat tersebut,” tegas Sekda.
Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan indikator penilaian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo OKU Mirdaili menjelaskan, pada tahun sebelumnya Pemkab OKU belum maksimal dalam pengisian kuesioner penilaian keterbukaan informasi publik. Kondisi tersebut turut memengaruhi capaian OKU dalam meraih predikat Kabupaten Informatif.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah bencana banjir pada 2024 yang menyebabkan kerusakan pada kantor Kominfo OKU sebagai salah satu pusat pengelolaan informasi dan pelayanan publik.
“Kita sempat ditimpa musibah banjir, makanya belum maksimal. Namun, setelah itu kita terus berbenah dan berupaya meningkatkan serta memenuhi standar layanan. Mudah-mudahan kita bisa menjadi kabupaten informatif,” ujarnya.
Mirdaili menambahkan, berbagai perbaikan terus dilakukan, mulai dari peningkatan fasilitas hingga penguatan kualitas pelayanan informasi publik. Upaya tersebut diharapkan mampu mendongkrak penilaian sekaligus memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
“Kita terus berupaya meningkatkan fasilitas, terlebih kita mendapat dorongan penuh dari KIP Provinsi. Setiap fasilitas layanan terus kita tingkatkan,” katanya.
Ketua KIP Provinsi Sumsel Haidir Rohimin mengatakan, pihaknya siap mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, termasuk OKU, agar terus meningkatkan keterbukaan informasi publik.
“Kita terus mendorong seluruh kabupaten/kota di Sumsel, termasuk OKU, menjadi kabupaten yang informatif,” tukasnya
Dalam kunjungan tersebut, jajaran KIP Provinsi Sumsel juga meninjau sejumlah kantor yang menjadi pusat pelayanan informasi dan bagian dari indikator penilaian keterbukaan informasi publik, salah satunya RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.
Peninjauan ini dilakukan untuk memberikan arahan serta masukan kepada Pemkab OKU agar pembenahan fasilitas, peningkatan kualitas pelayanan, dan pemenuhan indikator penilaian dapat berjalan lebih optimal.
Dengan dukungan KIP Provinsi Sumsel dan keterlibatan seluruh OPD, Pemkab OKU berharap mampu meningkatkan capaian keterbukaan informasi publik sekaligus mewujudkan pemerintahan yang semakin transparan dan informatif.






