KENDAL- medianasional.id- Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya dalam menggunakan data statistik sebagai landasan perumusan dasar kebijakan pembangunan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kendal, Ardhi Prasetiyo, menyampaikan bahwa langkah ini menjadi kunci dalam memastikan arah pembangunan lebih tepat sasaran.
Menurut Ardhi, salah satu hasil nyata penggunaan data terlihat dari menurunnya angka kemiskinan di Kendal, sementara pertumbuhan ekonomi justru meningkat signifikan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Kendal bahkan menempati peringkat pertama pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah pada triwulan II tahun ini.
“Kominfo sebagai wali data dan BPS sebagai pembina data, sehingga data yang digunakan di Kabupaten Kendal bersumber resmi dari BPS. Harapan kami melalui satu data, kolaborasi antara BPS dan Pemkab Kendal semakin kuat,” ujar Ardhi saat peringatan Hari Statistik Nasional, Selasa (30/9/25).
Ia menambahkan, data statistik yang valid menjadi fondasi penting dalam mengukur capaian pembangunan serta menentukan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan begitu, setiap program yang dijalankan pemerintah daerah memiliki dasar yang terukur.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kendal, Agus Dwi Lestari, memberikan apresiasi kepada BPS Kendal yang konsisten menyajikan data akurat dan komprehensif. Menurutnya, data yang kredibel sangat membantu pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi maupun perencanaan pembangunan.
“Kemajuan Kendal dapat dilihat secara nyata melalui angka-angka yang disajikan BPS. Data ini menjadi cermin keberhasilan program pemerintah sekaligus acuan untuk langkah selanjutnya,” pungkas Agus.
BPS Kendal Luncurkan Website KenSae untuk Akses Data Publik
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal dalam memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) yang jatuh setiap 26 September mengusung tema “Memasyarakatkan Statistik, Dari Data Lahir Solusi, Dari Statistik Lahir Inovasi.”
Kepala BPS Kendal, Ade Sandi Parwoto, menyebutkan bahwa statistik menjadi potret fakta pembangunan, mulai dari perilaku masyarakat hingga kondisi makro pemerintahan.
Dalam momentum tersebut, BPS Kendal juga memperkenalkan website KenSae (Kendal Satu Data dari Desa) yang terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal. Platform ini memungkinkan masyarakat mengakses data secara lengkap mulai tingkat RT, desa, kecamatan, hingga instansi pemerintah.
Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu mendukung transparansi informasi serta memudahkan pengambilan keputusan berbasis data.
“KenSae merupakan web yang bisa melihat potret Kabupaten Kendal, mulai dari jumlah sekolah, jumlah penduduk, hingga lokasi puskesmas. Semua tersedia dalam data KenSae,” ujar Ade.(*)





