Brebes, medianasional.id | Parade Qosidah yang diselenggarakan oleh Lembaga Seni dan Qosidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Brebes pada Minggu, 29 Desember 2024, di Gedung Sahabat Alam, berhasil menyedot perhatian masyarakat. Acara yang meriah ini diikuti oleh 15 peserta perwakilan dari 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, yang menunjukkan antusiasme besar terhadap seni qosidah.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LASQI Kabupaten Brebes, Sartono, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Parade Qosidah ini memiliki tujuan mulia, yaitu untuk mempererat persaudaraan antar pegiat seni qosidah, sekaligus melestarikan seni qosidah itu sendiri. Ia juga menambahkan, acara ini bertujuan untuk menyelaraskan berbagai pakem ketukan seni qosidah yang berkembang di masing-masing kecamatan dan desa di Brebes, sehingga tercipta keseragaman dalam pelaksanaan seni tersebut.
“Acara ini tidak hanya sebagai ajang pertunjukan seni, tetapi juga sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi antar para pelaku seni qosidah di Kabupaten Brebes,” ujar Sartono.
Sebanyak 15 kelompok qosidah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Brebes turut berpartisipasi dalam acara ini. Keikutsertaan mereka menunjukkan betapa besarnya minat terhadap seni qosidah di kalangan masyarakat Brebes. Hal ini juga semakin memotivasi mereka untuk menjaga dan melestarikan seni tradisional yang kaya akan nilai-nilai budaya tersebut.
Ketua Panitia Penyelenggara, Dra. Nurkhikmatul Aen, M.Pd., mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya Parade Qosidah diselenggarakan oleh Lasqi Kabupaten Brebes, dan respons dari peserta serta masyarakat sangat luar biasa. “Dengan adanya parade ini, kami berharap seni qosidah semakin dikenal dan dilestarikan,” katanya.
“Setiap kelompok qosidah memiliki variasi dalam teknik pukulan rebana dan keserasian irama. Melalui parade ini, diharapkan setiap kelompok dapat saling belajar dan memperbaiki kekurangan yang ada,” ungkapnya.
Pembina DPD Lasqi Kabupaten Brebes, Sururur Fuad Lc., M.E.I., Anggota DPRD Jawa Tengah Fraksi PKS, mengatakan, kegiatan Parade Qosidah ini merupakan bagian dari agenda tahunan DPD Lasqi Kabupaten Brebes yang bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkenalkan pengurus Lasqi dari tingkat kabupaten hingga desa. Selain itu, acara ini juga menjadi motivasi bagi kelompok-kelompok qosidah di tingkat kecamatan dan desa untuk terus mengembangkan bakat dan keahlian mereka.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melestarikan seni qosidah. Ini juga merupakan bentuk nyata dukungan dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang diharapkan dapat mengalokasikan anggaran untuk kegiatan serupa di masa depan,” tambahnya.
Dengan semangat yang tinggi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Parade Qosidah di Kabupaten Brebes ini bukan hanya sekadar ajang pamer bakat, tetapi juga menjadi simbol upaya bersama untuk menjaga kekayaan budaya tradisional yang telah ada sejak lama. Diharapkan, kegiatan seperti ini akan terus berlangsung dan semakin berkembang di masa depan.






