
Wonosobo, MEDIANASIONAL.ID – Rumah tahanan (Rutan) ataupun Lapas masih dipandang sebagai tempat yang dijauhi masyarakat karena berisi penjahat. Untuk menepis stigma ini rutan dan lapas menyediakan aneka pelatihan agar para napi siap kembali ke masyarakat.
Salah satunya di Rutan Wonosobo Namun sayangnya Di rutan Wonsobo ini karena minimnya fasilitas rutan ini belum memiliki tempat dan penyedia jasa yang mau memberikan pelatihan keahlian khusus bagi para warga binaan selain itu Para warga binaan di rutan ini baru memiliki dua kegiatan saja yaitu kejar paket dan mengaji saja tidak ada pelatihan keahlian khusus yang di berikan kepada para warga binaan ini karena belum ada fasilitas nya, mereka para warga binaan hanya di didik untuk mengaji dan yang bagi belum lulus sekolah di lakukan untuk kejar paket A,B,C.
“Kegiatan pembinaan secara umum kegiatan pembinaan berupa kegiatan pembinaan kepribadian dan humaniora. Kepribadian ya dalam agama secara berbangsa dan bernegara, intelektual dan kecerdasan pendidikan. Untuk keagamaan dan pendidikan rutan wonosobo MOU dengan kemenag wonosobo dan skb wonosobo,” kata Karutan Wonosobo Yugo Indra saat ditemui di kantornya. (10/3)
Menurut Yugo, program mengaji dan paket belajar itu kesempatan bagi Warga Binaaan untuk mengembangkan potensi dalam dirinya. Dengan peningkatan kualitas, diharapkan Warga Binaan tidak akan mengulangi kesalahannya dan dapat meningkatkan taraf hidupnya setelah bebas dari Rutan Wonosobo.
Tujuan pendidikan kesetaraan program kejar paket A, B dan C adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sehingga dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang setara dengan SD, SMP dan SMA,” dari total 103 Warga binaan ada 10 orang yang mengikuti program kejar paket, paket A ada 1 Paket B ada 4 paket C ada kata yugo.
Yugo mengharapkan supaya agar pemerintah daerah daerah maupun pihak luar bisa MOU dengan rutan wonosobo karena ratusan warga binaan banyak yang belum memiliki keahlian khusus untuk lebih mandiri dalam mencari perekonomian sendiri agar setelah keluar dari rutan para warga binaan ini tidak melakukan tindak kriminal lagi setelah di berikan khursus/keahlian pungkasnya.
Reporter : Andika
Editor : Drajat






