Pemalang, medianasional.id – Kontingen cabang olahraga (cabor) panjat tebing Kabupaten Pemalang menargetkan peraihan dua medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Sebanyak enam atlet, terdiri atas empat putra dan dua putri, diturunkan untuk berlaga disejumlah nomor, yakni boulder perorangan, lead perorangan, boulder mix, dan lead mix. Pertandingan berlangsung di Arena Panjat Tebing Kompleks Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (26/10/2026).
Pelatih panjat tebing Kontingen Pemalang, Tri Sundoro, mengatakan, para atlet telah menjalani persiapan intensif sejak Januari 2026. Selama hampir lima bulan, para atlet menjalani pemusatan latihan di Semarang guna mematangkan kemampuan teknik, fisik, dan mental sebelum menghadapi pertandingan.
“Alhamdulillah, persiapan secara umum sudah maksimal. Sekarang tinggal bagaimana anak-anak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di pertandingan,” ujar Tri Sundoro.
Pada hari pertama pertandingan, dua atlet putri Pemalang berhasil melaju ke babak final nomor boulder perorangan putri yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu. Sementara itu, atlet putra pada nomor lead perorangan juga berhasil menembus babak semifinal yang dijadwalkan bertanding pada sore hari.
Tri menjelaskan, pihaknya menaruh harapan besar pada nomor lead mix, boulder perorangan putra dan putri, serta lead perorangan putra dan putri. Khusus nomor lead mix, Pemalang mengandalkan Ainun dan Ranu Artha Anapurna untuk bersaing memperebutkan medali emas.
“Kami menargetkan dua medali emas. Peluang tetap ada, dan kami akan berusaha semaksimal mungkin di lima nomor yang menjadi harapan kami,” ungkapnya.
Dari sisi kondisi fisik, Tri memastikan seluruh atlet dalam keadaan sehat, bugar, dan siap bertanding. Meski demikian, selama masa persiapan, tim sempat menghadapi kendala cuaca panas di Semarang. Kendala tersebut dapat diatasi dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui KONI, serta dukungan swadaya dari rekan-rekan tim untuk menutupi sejumlah kebutuhan.
Terkait evaluasi penampilan, Tri mengaku belum melakukan evaluasi secara mendalam karena pertandingan masih berlangsung. Ia memilih memberikan ruang kepada para atlet agar tampil lepas, menikmati pertandingan, dan tidak terbebani oleh target yang telah ditetapkan.
“Anak-anak biar bermain lepas dan enjoy. Dengan begitu, mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Selanjutnya Tri berharap, target dua medali emas dari cabang panjat tebing dapat tercapai sekaligus mendukung pencapaian target medali Kabupaten Pemalang pada Porprov 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Pemalang, Siswanto, menyampaikan bahwa Kontingen Pemalang mengikuti Porprov 2026 dengan mengirimkan 137 atlet dari 27 cabang olahraga. Secara keseluruhan, kontingen menargetkan delapan medali emas dan berharap seluruh atlet mampu memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Pemalang.
“Dari 27 cabang olahraga yang kita ikuti dan 137 atlet yang kita berangkatkan, target kita delapan medali emas. Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai,” ujar Siswanto.
Semangat untuk meraih prestasi juga ditunjukkan para atlet panjat tebing Pemalang. Muhammad Wifta Aziz Kurniawan mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukannya meliputi menjaga pola makan dan tidur, meningkatkan kedisiplinan, serta mengurangi waktu bermain gim.
Ia mengaku semakin termotivasi mengikuti Porprov tahun ini karena menjadi kesempatan terakhirnya untuk berlaga di ajang tersebut. Karena itu, ia bertekad memberikan penampilan maksimal.
“Pesan saya untuk teman-teman atlet, tetap semangat dan jaga konsistensi. Atlet hebat kalau tidak disiplin juga bisa menjadi masalah,” tuturnya.
Atlet lainnya, Maswara Noval Rafa, mengaku senang karena untuk pertama kalinya dapat mengikuti Porprov. Ia berharap mampu meraih medali emas dan mengajak rekan-rekannya untuk terus berjuang serta tidak mudah menyerah.






