
Lampung Selatan, Medianasional.id – Sebanyak 103 nelayan korban tsunami di Kecamatan Rajabasa, menerima bantuan kapal dan peralatan lainnya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yakkum Emergency Unit (YEU) Yogyakarta.
Bantuan dalam bentuk voucher Program transfer tunai (CTP) atau program bantuan tunai berupa voucher tersebut oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto di Villa Munca Indah, Kecamatan Rajabasa, Selasa (11/2/2020) .
Manajer Yakkum Unit Gawat Darurat, Ibnu Subrata menjelaskan, bantuan yang diberikan mendeskripsikan, 74 unit kapal, 76 unit mesin kapal, 13 pcs jaring kapal, 15 pcs jaring rampus, 43 pcs otrekan dan 24 unit usaha untuk usaha kecil komersial.
Bantuan ini kata dia, merupakan program pemulihan ekonomi untuk korban tsunami di Desa Sukaraja dan Way Muli Timur, Kecamatan Rajabasa.
“Meskipun belum disetujui, kami mohon bantuan yang diberikan ini dapat dikembalikan dan didukung oleh penerima bantuan sedikit demi sedikit,” ujar Ibnu Subrata dalam sambutannya.
Lebih lanjut dia jelaskan, selanjutnya 103 penerima manfaat akan mendapatkan bantuan berupa voucher. Atas bantuan tersebut, penerima Manfaat dapat menukarkannya dengan barang yang telah disediakan sesuai dengan kebutuhan di toko logistik yang telah disurvei.
Menurutnya, dengan cara memberikan vocher tersebut penerima manfaat benar-benar akan mendapatkan barang sesuai kebutuhan dan tepat sasaran.
“Dengan bantuan voucher semacam ini, program kami berharap ini bisa tepat guna dan tepat sasaran. Jadi setiap penerima manfaat berbeda besarannya, sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyambut baik dan menyambut mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi LSM YEU atas bantuan yang diberikan kepada nelayan korban tsunami di Kecamatan Rajabasa.
Dia berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat dalam pemulihan yang dihidupkan kembali, juga untuk para nelayan yang ada di Kecamatan Rajabasa.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami sampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Karena bantuan ini untuk kesejahteraan masyarakat. Jika masyarakat saya bahagia, saya juga ikut bahagia,” ujar Nanang.
Nanang juga meminta masyarakat mensyukuri bantuan yang diberikan. Ia akan meminta bantuan ini tidak akan berhenti sampai di sini, tetapi bisa terus berlanjut di masa mendatang yang akan datang.
“Bantuan ini harus kita syukuri. Jangan lihat besar kecilnya, tetapi bapak ibu bersyukur masih menerima bantuan. Dan saya meminta Pak Subrata jangan berhenti sampai di sini, tetapi terus berkelanjutan,” imbuhnya.
Diketahui, LSM Yakkum Unit Gawat Darurat (YEU) Yogyakarta merupakan lembaga sosial tanggap bencana yang inklusif dan partisipatif serta membangun ketangguhan masyarakat yang melibatkan bencana melalui lembaga-lembaga pelatihan yang menangani masalah keuangan dan adaptasi perubahan iklim yang berkaitan dengan masyarakat miskin.
Oleh karena itu, lembaga sosial ini bergerak cepat membantu memulihkan korban setelah terjadi tsunami di Desa Way Muli Timur dan Desa Sukaraja Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan.
Reporter : Amin Padri
Editor : Drajat






