
Wonosobo, medianasional.id – Virus corona Covid-19 yang masih menjangkit seluruh wilayah Indonesia. Kondisi tersebut membuat tenaga kesehatan (nakes) terus berjuang di garda terdepan untuk membantu proses penyembuhan pasien positif virus corona. Hingga kini, tak sedikit nakes yang kehilangan nyawa dalam melaksanakan tugas mulia tersebut.
Menanggapi banyaknya dokter, perawat dan tenaga kesehatan lain yang kehilangan nyawa saat menghadapi pasien covid-19 di garda terdepan, Edy Wuryanto anggota komisi 9 DPR RI mengatakan saat ini dunia kesehatan tengah fokus untuk penanganan pandemi global covid-19 paparnya. di Indonesia setiap hari ada sekitar 4-7 tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar covid-19 (26/6).
Ia menyebut bahwa tingkat kematian tenaga kesehatan di Indonesia menempati peringkat kelima tertinggi di dunia dalam kategori kematian nakes karena Covid-19 katanya.
“Terkait dengan tenaga kesehatan ini banyak yang gugur dalam melawan Covid-19, pemerintah tidak memiliki toleransi terhadap kondisi ini dan kami berusaha keras untuk mencegah terjadinya korban yang lebih banyak lagi,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Edy kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa langkah yang dapat menekan transmisi penularan virus corona adalah dari masyarakat.
Ia pun meminta agar masyarakat lebih patuh terhadap protokol kesehatan, meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak paparnya.
Edy pun menuturkan, bila masyarakat memakai masker maka perlindungan terhadap virus mencapai 85 persen, bila menjaga jarak mencapai 90 persen, dan apabila mencuci tangan keamanan dari virus mencapai 80 persen.
Tak hanya itu, ia juga meminta pemerintah terus meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T) tuturnya.
“Selain itu, kami juga mengingatkan kepada pemerintah dan pengelola fasilitas kesehatan agar memperhatikan ketersediaan alat pelindung diri bagi para tenaga medis dan kesehatan,” pungkasnya.
Reporter : Andika
Editor : Drajat






