Minimnya Sanggar Seni di Wonosobo, Arif Pamerkan Karya Lukisnya di Kampus UNSIQ

Wonosobo511 Dilihat

Wonosobo, medianasional.id – Arif Rahmanto, S.S. menyelenggarakan pameran lukisan di Fakultas Bahasa dan Sastra UNSIQ pada tanggal 25-26 September 2018. Lukisan yang dipamerkan adalah merupakan hasil karya Arif sendiri yang bertajuk lukisan wood painting dan karya lukis recycle dari media barang bekas seperti kayu, bekas banner bahkan bungkus rokok dan karya pelukis lain.

Lukisan Arif mempunyai keunikan dan perbedaan dengan lukisan yang lain yaitu tampak bahwa ia ingin menyajikan lukisan tiga dimensi (3D) dengan menggunakan material dasar kayu dan bekas bungkus rokok. Beberapa lukisan Arif sebagai contoh lukisan cubical dari bahan bungkus rokok bekas yang dicat warna warni menyerupai gedung-gedung di perkotaan. Lukisan yang paling menarik perhatian pengunjung adalah lukisan perahu di lautan saat senja dan lukisan seorang wali yang dibingkai dengan serat-serat kayu. Lukisan yang lain tak kalah tampak menarik pengunjung dan banyak dari mereka yang mengambil foto lukisan-lukisan tersebut. Arif mengatakan bahwa karyanya belum begitu banyak, oleh karena itu ia berinisiatif memamerkan juga beberapa karya pelukis lainnya yang ikut dalam komunitas pelukis di Wonosobo. Arif mengatakan selama ini komunitas pelukis Wonosobo belum mendapat tempat dan wadah yang maksimal untuk memamerkan hasil karya mereka. Mereka justru lebih sering mengikuti pameran di luar kota seperti Yogyakarta.

Arif menambahkan bahwa ia berharap Pemerintah Daerah Wonosobo dapat memberikan wadah tempat berekspresi bagi para seniman lokal khususnya Wonosobo dengan mengadakan sanggar atau gedung budaya atau semacamnya untuk mereka menampilkan karya-karya putra lokal Wonosobo. Sanggar tersebut diharapkan tidak hanya memberikan wadah bagi para pelukis, tetapi juga bagi para pekerja seni di bidang yang lain. Arif merupakan contoh anak muda yang memiliki kreatifitas yang tinggi dan tidak melihat keterbatasan diri sebagai penghalang. Media barang bekas bisa dimanfaatkan dalam hal berkesenian khususnya dalam bidang melukis.

Salah satu karya lukis Arif Rahmanto S.S

Dengan penyelenggaraan pameran lukisan tersebut, Arif berharap para penikmat lukisan, khususnya mahasiwa UNSIQ dan generasi muda dapat mengapresiasi dan ikut berkreasi guna memajukan jejak seni lokal Wonosobo.

Puji Laksono, S.S., M. Hum selaku dekan FBS UNSIQ menyampaikan bahwa ia mengijinkan pelaksanaan pameran lukis di FBS UNSIQ karena kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif untuk mendorong kreatifitas mahasiswa dalam kegiatan seni. Para pengunjung banyak yang melakukan dokumentasi lukisan yang terpampang di sepanjang dinding teras FBS UNSIQ. Mereka sangat terinspirasi dan kagum dengan keindahan lukisan yang dipamerkan. Tak jarang mereka ber-selfie di depan lukisan dan bertanya kepada Arif yang siap sedia menjawab pertanyaan pengunjung mengenai baik makna lukisan maupun mengenai komunitas seni lukis di Wonosobo yang diikuti oleh Arif.

Pengunjung khususnya dari kalangan mahasiswa UNSIQ berharap kegiatan pameran lukis seperti itu dapat dilaksanakan secara rutin setahun sekali guna mendorong kreatifitas di bidang seni lukis.

Puji selaku dekan FBS menyampaikan terimakasih atas gagasan Arif untuk menggelar pameran di FBS UNSIQ dan memberikan sertifikat penghargaan kepada Arif dan ucapan terimakasih kepada para pelukis Wonosobo yang ikut andil sehingga pameran lukisan tersebut dapat   dengan baik. Puji berharap semoga ke depan para pekerja seni di Wonosobo dapat mendapat perhatian dari semua kalangan dan wadah yang mengakomodir kreatifitas secara maksimal.

Reporter : Andika Bagus

Editor : Dian

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses