BATANG, medianasional.Id.
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), PMI Kabupaten Batang memberikan penghargaan khusus kepada para pejuang kemanusiaan. Sebanyak 81 paket sembako dibagikan kepada warga yang antusias menyumbangkan darahnya di Aula PMI Batang pada Jumat (18/9/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan kepedulian para relawan dalam menyelamatkan nyawa sesama.
Wakil Ketua PMI Batang, Putut Husamadimam, mengungkapkan bahwa pembagian paket sembako ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus cara PMI berbagi kebahagiaan di hari jadi mereka. Berbeda dari hari biasa, para pendonor kali ini mendapatkan bingkisan ekstra di luar konsumsi rutin.
“Kami ingin memberikan sesuatu yang spesial di momen ulang tahun ini. Selain menu penunjang yang biasa diberikan, kami tambahkan paket sembako. Harapannya bantuan ini bisa bermanfaat bagi para relawan yang selama ini tanpa lelah rutin mendonorkan darahnya,” ujar Putut di sela-sela memantau kegiatan.
Aksi sosial ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, warga tampak rela mengantre demi bisa berbagi darah. Berkat tingginya partisipasi ini, jumlah pendonor yang hadir melampaui target harian PMI yang biasanya berkisar antara 30 hingga 50 orang. Alhasil, ketersediaan stok darah di Kabupaten Batang saat ini dipastikan dalam kondisi aman dan sangat mencukupi.
Manfaat ganda dari donor darah ini dirasakan langsung oleh Alpha Sanjaya, seorang warga Kecamatan Wonotunggal. Pria yang sudah 18 kali mendonorkan darahnya ini langsung memacu kendaraannya ke Aula PMI begitu menerima informasi acara. Bagi Alpha, donor darah tidak hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga investasi kesehatan bagi tubuhnya.
“Begitu tahu ada info donor, saya langsung ke sini sejak pagi. Alhamdulillah, setelah donor ternyata dapat bonus paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan teh, di samping roti dan susu yang biasa didapat. Setelah rutin donor belasan kali, efeknya ke badan terasa sekali, menjadi lebih ringan dan bertenaga untuk beraktivitas,” aku Alpha.
Suasana ramai dan penuh kebersamaan ini juga berhasil menggerakkan Martisa, seorang pendonor pemula di PMI Batang. Ia mengaku sebelumnya selalu ragu untuk mendonorkan darah jika harus datang sendirian.
“Ini pertama kalinya saya donor di PMI Batang, biasanya di luar kota. Karena tahu momen HUT ini ramai dan banyak temannya, saya jadi berani dan datang bersama rekan-rekan. Niat awal murni ingin membantu sesama, jadi begitu tahu pulang membawa sembako, rasanya seperti mendapat hadiah tambahan. Terima kasih PMI,” ungkap Martisa dengan gembira.
Melalui momentum ini, PMI Batang berharap bisa terus konsisten hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan darah secara cepat, aman, dan tepat sasaran.






