
Wonosobo, medianasional.id – Lions Club Wonosobo Dieng (LCWD) kembali menggelar bakti sosial, menyasar warga masyarakat umum yang ingin mengetahui kondisi kesehatan diri mereka. Bersama Lions Club Jakarta yang telah memiliki alat detektor kesehatan praktis bernama Quantum Resonance Magnetic Analyzer (QRMA), LCWD menyelenggarakan tes kesehatan gratis selama 3 hari. Salah satu anggota senior LCWD, Agus Purnomo dalam keterangannya ketika ditemui di SD Kristen Wonosobo, pada Sabtu (2/10/2021) menjelaskan pihaknya menggelar tes kesehatan gratis tersebut demi membantu warga masyarakat yang selama ini ingin memeriksakan kondisi dirinya, namun terkendala sejumlah hal. “Untuk pemeriksaan yang mampu menghasilkan data kesehatan secara terperinci seperti hasil dari QRMA ini tentunya membutuhkan biaya mahal, sehingga mungkin tidak terjangkau bagi sebagian masyarakat,” tutur Agus. Karena itu adanya tawaran dari Lions Club Jakarta yang menurut Agus juga beberapa fellow atau member nya berasal dari Wonosobo, langsung disambut dengan tangan terbuka.
Selama 3 hari pelaksanaan tes kesehatan di tiga tempat berbeda, yaitu di Desa Bendungan, SMP Kristen dan SD Kristen Wonosobo, Agus mengaku sambutan warga masyarakat sangat antusias. Hal itu dibenarkan Irena dari Lions Jakarta. Menurut perempuan asal Wonosobo yang kini menetap di Jakarta itu, antusiasme warga masyarakat untuk mendapatkan kesempatan periksa gratis sangat tinggi. “Kalau dua hari terakhir kemarin kurang lebih 100 orang mengikuti tes dengan QRMA ini, dan memang sekiranya tidak karena batas waktu mungkin bisa lebih banyak lagi yang datang,” ungkap Irena. Alat tes kesehatan QRMA, diakui Irena telah diuji tes untuk para Lions terlebih dahulu sebelum kemudian digunakan untuk Bakti Sosial ke warga masyarakat umum. “Hasilnya memang sebagian besar sangat identik dengan kondisi kesehatan masing-masing, sehingga kami berani untuk menggunakannya kepada warga masyarakat umum,” lanjutnya.
Mekanisme kerja QRMA disebut Irena juga cepat dan mampu mendeteksi kondisi tubuh hampir keseluruhan meski hanya discan telapak tangan kanan saja. “Setelah meletakkan telapak tangan kanan pada scanner QRMA yang terhubung dengan komputer, alat ini akan langsung melakukan deteksi terhadap potensi-potensi kerusakan organ tubuh seperti pembuluh darah, jantung, ginjal, paru sampai liver,” beber Irena. Hasilnya pun kemudian akan dapat langsung dikirimkan melalui whatsapp kepada orang yang bersangkutan, dalam bentuk file PDF. “Hasil itu dapat kemudian dikonsultasikan kepada anggota kami yang ahli membaca keterangan dalam file tersebut sehingga yang bersangkutan akan mendapatkan rekomendasi terkait apa yang mesti dilakukan setelah pemeriksaan,” terang Irena.
Wilis Tiyono (47), warga Kampung Longkrang yang menjadi salah satu peserta tes kesehatan gratis tersebut mengakui, hasil tes melalui alat QRMA cukup sesuai dengan apa yang tengah dirasakan. “Bersyukur sekali hampir seluruh fungsi organ tubuh saya masih bagus, hanya ada salah satu yaitu di bagian pembuluh darah yang terdeteksi kurang baik dan segera akan saya periksakan ke dokter,” tegasnya.
Reporter : Andika
Editor : Drajat






