LAZISMU BANTUL Gelar RAKERDA 2025, Dengan Tema “Menguatkan Sinergi untuk Inovasi Sosial dan SDGs”

DI.Yogyakarta755 Dilihat

Bantul, medianasional.id – LAZISMU Daerah Bantul menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) 2025 di Komplek UAD Kampus 2B, Yogyakarta, Sabtu (22/2/2025).

Leviandi Pralega Padmaputra S.H. M.Kn, selaku Direktur Eksekutif LAZISMU kepada wartawan medianasional.id menjelaskan, Dengan mengangkat tema “Sinergi Kebajikan Untuk Inovasi Sosial dan Capaian Sustainable Development Goals (SDGs),” kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat strategi penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZISKA).

RAKERDA ini merupakan bagian dari rangkaian perencanaan nasional setelah Rapat Kerja Nasional LAZISMU 2024 dan Rapat Kerja Wilayah LAZISMU DIY 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan, menetapkan kebijakan strategis, serta merumuskan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) 2025, guna meningkatkan efektivitas gerakan filantropi Muhammadiyah.

Agenda utama RAKERDA meliputi laporan kinerja Kantor Layanan LAZISMU se-Bantul, pembahasan Indeks Kinerja Umum (IKU) dan Indeks Kinerja Aksi Layanan (IKAL), pengesahan RAPB 2025, serta pemberian penghargaan LAZISMU Bantul Award 2025 bagi kantor layanan yang berprestasi, jelasnya.

Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) ini dihadiri oleh perwakilan LAZISMU Wilayah DIY, Eka Yuhendri, S.H.I., M.H., yang menyampaikan arahan serta dihadiripula perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, H. Suwandi Danu Subrata, yang turut memberikan sambutan, serta sekaligus secara resmi membuka kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Zainal Arifin selaku Ketua Badan Pengurus LAZISMU Daerah Bantul menyampaikan LAZISMU Bantul berkomitmen mengelola zakat, infak, dan sedekah secara lebih baik agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak luas, mengubah mustahik menjadi muzakki, dan menjadi amanah yang kita jalankan bersama.

“Jika tugas utama LAZISMU adalah membantu mustahik, itu sudah kita lakukan. Maka kita juga perlu melihat sejauh mana bantuan tersebut membawa perubahan. Apakah mereka yang dulu fakir miskin kini telah bertransformasi menjadi muzakki? Inilah tujuan utama dari program kita, agar bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan di Bantul.

Karena ini adalah amanah bagi kita semua, menjadi tanggung jawab bersama bagi LAZISMU Bantul untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan sebaik-baiknya. Dengan penguatan tata kelola serta strategi penghimpunan yang lebih baik, kami berharap seluruh program ini dapat kita jalankan dan tuntaskan bersama-sama,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan Ustaz H. Ali Yusuf, S.Th.I., M.Hum., dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, yang membawakan materi tentang ketentuan serta mustahik zakat maal, fitri, dan fidyah. Selain itu, Ibu Yuli Nur Rafika, selaku Customer Relationship.

Manager PT Hasuna, turut menyampaikan materi mengenai implementasi manajemen donatur berbasis CRM (Customer Relationship Management) guna meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan dan pelayanan donatur.

Diharapkan hasil RAKERDA ini dapat menguatkan peran LAZISMU Bantul dalam mendukung kesejahteraan umat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain itu, hadirnya Sobatlazismu (sobatlazismu.org) sebagai ‘platform crowdfunding inovatif dirancang untuk mempermudah pengelolaan dan penyaluran donasi masyarakat. Platform ini menjadi faktor utama dalam menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan, sehingga pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dapat berjalan dengan lebih transparan, efektif, dan tepat sasaran, harapnya.

 

 

(Widayat)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses