Brebes, medianasional.id | Komite Pemekaran Brebes Selatan terus mematangkan rencana pembentukan Kabupaten Brebes Selatan sebagai langkah menuju daerah otonomi baru (DOB). Rapat persiapan dilaksanakan di Cafe Orange, Brebes, pada Jumat (20/10/2025) dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dari wilayah Brebes bagian selatan.
Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus langkah awal dalam memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan pemekaran wilayah. Seluruh peserta rapat menyatakan sepakat untuk mendorong percepatan realisasi Kabupaten Brebes Selatan sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
Ketua Komite Pemekaran Brebes Selatan, Imam Santoso, menegaskan bahwa pembentukan kabupaten baru diharapkan menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan dan mengurangi ketimpangan antarwilayah.
“Dengan terbentuknya Kabupaten Brebes Selatan, kami optimis pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik dan pembangunan infrastruktur dapat lebih merata hingga pelosok desa,” ungkap Imam.
Sebagai tindak lanjut dari rapat tersebut, panitia pemekaran akan melaksanakan audiensi dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah pada 27 Oktober 2025 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah. Dalam audiensi itu, komite akan mendesak agar DPRD Provinsi segera memparipurnakan pembahasan pemekaran Brebes Selatan.
Panitia penyelenggara saat ini tengah mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk kegiatan audiensi, termasuk mengundang sejumlah tokoh penting dari tingkat provinsi hingga nasional. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk memperkuat legitimasi dan percepatan proses pemekaran wilayah.
Pemekaran Kabupaten Brebes Selatan diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan kesejahteraan, efektivitas pelayanan publik, dan pemerataan pembangunan. Dengan otonomi yang lebih luas, pemerintah daerah nantinya diharapkan mampu mengelola potensi wilayah secara lebih mandiri dan berkelanjutan.






