Ketua DPRD NTB : “HUT NTB ke-66, Gemilang Prestasi di Kancah Nasional”

MATARAM – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengalami kemajuan dan transformasi yang signifikan di berbagai sektor, baik di sektor pendidikan, kesehatan dan sektor-sektor lainnya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD NTB HJ. Isvie Rufaeda saat menggelar rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) NTB yang ke-66 tahun.

“Selama 66 tahun, Provinsi NTB mengalami transformasi yang signifikan di berbagai sektor. Dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan serta perbaikan pembangunan dan berbagai infrastruktur”, ungkap Isvie, Senin (16/12).

Isvie menyebutkan, dalam penanganan stunting, pemerintah Provinsi (pemprov) NTB berhasil menekan angka stunting dari 32,7 persen menjadi 24,6 persen atau sebesar 8,1 persen. Dan dengan angka penurunan ini, Provinsi NTB mendapatkan peringkat sebagai provinsi penanganan terbaik stunting di tingkat nasional.

Kemudian, pemprov NTB meraih sejumlah penghargaan di tingkat nasional. Diantaranya adalah meraih penghargaan “PPID Word” sebagai provinsi kinerja terbaik 2024. Penghargaan ini diberikan atas upaya pemprov NTB dalam mengendalikan inflasi selama tahun 2024.

Kedua, Pemprov NTB meraih penghargaan sebagai provinsi sangat inovatif di ajang “Inovatif Goverment E-Word” yang diselenggarakan kementerian dalam negeri (kemendagri) pada tahun 2024.

Meraih penghargaan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), sebagai katagori pemerintah daerah provinsi peduli penyiaran. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi dalam mewujudkan penyelenggaraan penyiaran yang berkualitas untuk masyarakat.

Keempat, penghargaan terbaik nasional dalam penataan ruang laut dan pokmaswas teladan tahun 2024, Provinsi NTB meraih penghargaan terbaik nasional atas ketaatan dan kepatuhan dalam penataan ruang pesisir dan pulau-pulau kecil.

Dan terakhir, NTB meraih juara 1 (satu) dalam lomba desa dan kelurahan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh kemendagri.

“Capaian-capaian keberhasilan tersebut merupakan bentuk ikhtiar seluruh komponen pemerintah provinsi dalam bekerja dan membangun NTB”, terang Isvie saat memimpin rapat.

Terlepas dari itu, Isvie juga mengatakan bahwa dampak dari event-event nasional dan internasional yang digelar oleh pemerintah Provinsi NTB, angka kemiskinan di NTB menurun hingga 5,62 persen. Dan pada bulan Maret 2024, angka kemiskinan di NTB berkurang hingga 701.000 jiwa.

Sehingga Isvie berharap kedepannya pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dapat mengadakan event-event nasional dan internasional secara berkesinambungan hingga kedepannya angka kemiskinan NTB dapat turun dibawah persentase garis kemiskinan nasional.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses