Kerangka Manusia Ditemukan di Pajangan Bantul, Diduga Meninggal 4–5 Bulan Lalu

DI.Yogyakarta66 Dilihat

BANTUL – Kerangka manusia ditemukan di Padukuhan Kembangputihan RT 01, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (19/10/2026). Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima bulan atau bahkan lebih.

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari burung di sekitar lokasi kejadian. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Awalnya, saksi melihat banyak burung beterbangan dari suatu titik. Karena penasaran, saksi kemudian naik menuju lokasi tersebut dan mendapati kerangka manusia.

“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Pajangan bersama tim Inafis Polres Bantul mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi,” ujar Rita.

Petugas selanjutnya mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Bantul, Pamapta Polres Bantul, serta petugas Puskesmas Pajangan untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan pemeriksaan petugas Puskesmas Pajangan, kondisi tubuh yang ditemukan telah mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah tulang masih relatif lengkap, meskipun beberapa bagian masih menyisakan jaringan daging dan kulit yang telah membusuk. Rambut korban juga terlihat menipis.

Sementara itu, tim Inafis mendapati sidik jari korban tidak dapat diidentifikasi karena kondisinya telah mengering. Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar kerangka, di antaranya kunci sepeda motor Honda, korek gas, celana pendek hitam, dan kaus hitam.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan satu gigi bagian atas dan satu gigi bagian kiri bawah yang ompong. Berdasarkan bentuk panggul dan ciri fisik lainnya, korban sementara diduga berjenis kelamin laki-laki.

Meski demikian, identitas dan jenis kelamin korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik. Kerangka tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans PMI Bantul ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik guna membantu proses identifikasi serta mengetahui penyebab dan perkiraan waktu kematian.

Polisi Telusuri Informasi Warga Hilang

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menerima informasi mengenai seorang warga di wilayah Watugedug, Guwosari, yang dilaporkan belum kembali ke rumah. Namun, pihak keluarga yang telah melihat kerangka tersebut belum dapat memastikan apakah temuan itu berkaitan dengan anggota keluarga yang sedang dicari.

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas korban dan mendalami temuan tersebut.

“Untuk sementara, identitas korban belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi,” tutup Rita.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui secara pasti. Hasil pemeriksaan forensik diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya.(red).

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses