Lampung Utara, medianasional.id – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Tanjung Raja, setiap sekolah memiliki program keunggulan masing – masing hal, untuk memudahkan pembinaan dan pemilihan bidang tertentu yang masuk dalam event kejuaraan, baik tingkat kecamatan atau kabupaten.
Kepala UPTD Iskandar Zulkarnaen A.Md.Pd ketika ditemui wartawan medianasional.id, Jumat 04/05/2018 mengatakan, pihaknya terus berupaya memfasilitasi setiap sekolah untuk memiliki kelas prestasi yang menjadi unggulan. “Dengan begitu sekolah memiliki daya saing, baik di bidang akademik maupun non akademik”, katanya.
Terkait kelulusan siswa tahun ini, Iskandar menjelaskan, setiap sekolah mendorong para siswa siswi lulusan SD untuk melanjutkan pendidikan ke SMP atau MTS. Pihaknya berharap 100 persen lulusan tahun ini melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Menurut Iskandar, pihak sekolah masih memiliki tanggung jawab moral terhadap 571 siswa dari 32 SD Negeri, dan satu SD Swasta di wilayah kecamatan Tanjung raja. Tanggung jawab itu salah satunya memberikan motivasi kepada lulusan agar tidak putus sekolah ke jenjang SMP, namun demikian pihaknya bersyukur, semua siswa tahun 2018 ini melanjutkan pendidikan ke SMP/MTS.
“Itu artinya program wajib belajar 9 tahun di kecamatan Tanjung Raja berjalan lancar,” katanya.
Di waktu yang hampir bersamaan TIM monitoring dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lampung Utara beserta rombongan datang ke kantor UPTD. Kepala dinas yang diwakili Dra.Nani Rahayu S.Pd Kabid Kebudayaan, Devi Susanti SH,MM kasi Pembinaan SMP, Meritha W, SE staf pembina Dikdas, disambut langsung oleh kepala UPTD Iskandar Zulkarnaen A.Md.Pd setelah bincang-bincang sesaat dilanjutkan meninjau ke sekolah sekolahan.
Di tempat terpisah Kepala Sekolah SD N 03 Tanjung Raja, Darul Hadi, S.Pd ketika ditemui di ruang kerjanya, mengatakan sudah memfasilitasi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP/MTS.
“Bukan hanya sekadar berupa perintah, instruksi, atau wejangan, bahkan mengarahkan mereka agar tidak putus sekolah. Untuk itu, kami bersama wali murid menjelaskan soal pentingnya pendidikan (Sekolah)”, katanya. (Hendra)







