Kebakaran Hanguskan 3 Lokal, Kadisdikbud Tubaba Laporkan Ke Kementrian Pendidikan

Tulangbawang Barat2025 Dilihat

TUBABA, Medianasional.id

Kebakaran hebat melanda salah satu Sekolah Dasar (SD) 14 yang terletak di Tiyuh/Desa Tirta Makmur Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di ruang kepala sekolah. Amukan si jago merah kemudian merambat cepat dan menghanguskan dua ruang kelas di dekatnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tubaba Cher Sofyan yang langsung turun meninjau lokasi kejadian. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Cher Sofyan menegaskan paska kebakaran yang telah menghanguskan tiga lokal pihak Dinas berfokus agar aktivitas belajar mengajar siswa tidak terhenti. Opsi penyediaan kelas darurat kini tengah disiapkan.

“Fokus utama kami adalah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Dinas Pendidikan akan menyiapkan opsi kelas darurat,” ujar Cher Sofyan.

Pihaknya juga telah melaporkan insiden ini ke Kementerian Pendidikan dan mendapat respons positif. Pemerintah pusat berencana mengirim tim survei dalam waktu dekat untuk membantu proses perbaikan melalui dana revitalisasi.

Terkait penyebab pasti kebakaran dan total kerugian, Cher Sofyan meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

Ia juga mengapresiasi petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, serta warga sekitar yang bergerak cepat melokalisasi api hingga situasi kembali terkendali.

Terpisah Yeni Astuti (40) penjaga sekolah menjelaskan bahwasannya asap tebal pertama kali terlihat membumbung dari bagian atas ruang kepala sekolah. Dalam hitungan menit, api membesar dan melahap seisi ruangan beserta aset penting sekolah.

Saat kebakaran terjadi, ruang kepala sekolah dalam keadaan kosong. Kepala sekolah diketahui sedang absen karena dalam masa pemulihan pascaoperasi mata.

Ia mengaku sudah membersihkan dan memeriksa seluruh ruangan sejak pukul 06.00 WIB.

“Setiap pulang saya selalu memastikan semuanya aman. Tadi saya sedang pulang untuk makan siang, lalu mendapat kabar dari guru bahwa sekolah terbakar,” kata Yeni.

Sejumlah saksi lain yang berada di ruang laboratorium sempat mendapat telepon dari anak mereka yang melihat kepulan asap dari arah rumah. Saat dicek, api sudah menjalar ke bagian bawah bangunan.

Banyak barang berharga yang tidak sempat diselamatkan. Aset yang hangus terbakar di antaranya perangkat administrasi sekolah dan lemari arsip, buku-buku baru dan seragam drumband, piala penghargaan dan peralatan kesenian tari serta perlengkapan ruang tamu dan kipas angin.

Bangunan sekolah beratap onduline ini sendiri dibangun pada tahun 2008 dan belum pernah mendapatkan rehabilitasi besar. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses