Kasi PMD Kecamatan Anggana Tegaskan Komitmen Pembinaan dan Monitoring Dana Desa Secara Transparan

Uncategorized186 Dilihat

Anggana, Medianasional.id – Pemerintah Kecamatan Anggana melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD), Bobby Feriansyah, S.Sos, menegaskan bahwa pihaknya hanya menjadi perpanjangan tangan dalam kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Keputusan sepenuhnya tetap berada di tangan pemerintah desa masing-masing.

“Sepanjang ini yang saya jalankan, semua baik-baik saja dan tidak ada masalah. Kami hanya menjalankan tugas sesuai arahan Camat, terutama dalam pembinaan agar tidak terjadi keterlambatan pencairan bantuan desa,” ujarnya saat ditemui di kantor Kecamatan Anggana.

Menurut Bobby, peran kecamatan lebih kepada pembinaan dan fasilitasi, bukan intervensi. “Kalau ada permasalahan di desa yang butuh campur tangan, kecamatan siap backup. Tapi keputusan tetap ada di desa. Kecamatan hanya mendampingi agar proses berjalan lancar dan sesuai aturan,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, Kecamatan Anggana juga membentuk tim evaluasi dan monitoring untuk mengawal penggunaan anggaran desa. “Tim ini bertugas untuk menjaga agar tidak ada kesalahan dalam penggunaan dana. Laporan dari tim selalu kami sampaikan kepada Camat, sehingga beliau selalu update dengan kegiatan desa,” tambah Bobby.

Di Kecamatan Anggana sendiri terdapat 8 desa, yakni 3 desa di wilayah laut (Sepatin, Bani Baru, dan Pantuan) dan 5 desa di daratan (Sungai Meriam, Anggana, Sidomulyo, Kutai Lama, dan Hasil Tersebar). Satu desa baru, Tanjung Berurutan, saat ini masih dalam tahap persiapan menuju status definitif.

Bobby juga menekankan pentingnya koordinasi antara desa dan kecamatan dalam pelaksanaan program-program, baik yang berasal dari anggaran murni pemerintah maupun dari perusahaan. “Tugas saya memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan benar adanya dan sesuai aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (f)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses