Jembatan Kalibuntu Cilibur Ambruk, Penanganan Cepat Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Brebes, Jawa Tengah1506 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Jembatan Kalibuntu yang menghubungkan Dukuh Luwung dan Dukuh Kumambang, Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, putus setelah diterjang derasnya arus sungai akibat curah hujan tinggi, Sabtu (4/4/2026).

Ambruknya jembatan tersebut menyebabkan akses utama warga terputus total dan mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, baik ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari.

Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, A.Kp., S.Hut., menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan BPBD dalam menangani kejadian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respon cepat dari Kepala DPU Kabupaten Brebes dan BPBD Kabupaten Brebes dalam menangani ambruknya jembatan Kalibuntu. Ini sangat membantu masyarakat kami,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, S.T., menjelaskan bahwa putusnya jembatan diduga akibat tergerus derasnya arus air yang meningkat signifikan saat hujan deras.

“Ambruknya jembatan terlihat akibat tergerus oleh derasnya air,” jelasnya.

Sebagai langkah penanganan, pihak DPU akan segera membangun jembatan semi permanen guna memulihkan akses warga. Namun, untuk sementara waktu, kendaraan yang dapat melintas akan dibatasi hanya kendaraan kecil.

“Untuk sementara, kami akan membuat jembatan semi permanen agar masyarakat bisa beraktivitas kembali. Kendaraan yang diperbolehkan melintas dibatasi, seperti L300,” tambahnya.

Lebih lanjut, pembangunan jembatan permanen akan dilakukan setelah kondisi pasca banjir dinyatakan aman dan memungkinkan untuk pengerjaan konstruksi secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Desa Cilibur, Nurohman, S.H., berharap penanganan darurat dapat segera direalisasikan mengingat pentingnya jembatan tersebut bagi masyarakat.

“Kami sangat berharap pembangunan jembatan darurat bisa segera dilakukan, sehingga akses masyarakat kembali terbuka meskipun sementara. Jembatan ini sangat vital bagi warga,” ungkapnya.

Dengan adanya langkah cepat dari pemerintah daerah, diharapkan mobilitas masyarakat dapat segera pulih, meskipun masih terbatas, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses