
Lampung Selatan, Medianasional.id – Jalan penghubung desa Suka Baru Kecamatan Penengahan dan desa Lagundi Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan sangat memprihatinkan.
Pembangunan Infrastruktur yang memadai atau kata layak belum dirasakan oleh warga desa Lagundi yang hidup di pelosok jauh dari jangkauan dan perhatian pemerintah daerah. Kalau jalan Infrastuktur tersebut bagus dan layak dilalui maka akan menunjang perekonomian masyarakat setempat.
Tim Wartawan Media Nasional menulusuri jalan tersebut dari Jalan Lintas tengah Sumatera di pertigaan SMA Kebangsaan Desa Pisang lalu masuk ke Jalan Suka Baru menuju Dusun Laban sampai di perbatasan Tugu Desa Suka Baru dan melanjutkan perjalanan menuju ke Desa Lagundi dengan medan jalan yang terjal, tebing dan berbatu. Jalan tersebut hanya bisa dilalui saat cuaca panas kadang di musim penghujan jalan tersebut sangat sulit dilalui.
Di tengah Perjalanan Tim Media Nasional bertemu dengan warga setempat bernama Sutris yang tinggal di Dusun Damar Desa Lagundi kecamatan Ketapang.
Iq memgatakan, “harapkan kita jalan dibangun oleh instansi manapun yang penting jalan ini bagus karena jalan ini untuk mengeluarkan hasil bumi dan jalan tersebut adalah jalan penguhubung antar kecamatan penengahan – ketapang yang panjang sekitar delapan kilometer dari kantor Balai desa Lagundi dan sempat diukur di tahun 2019 tapi jalan ini belum sempat terealisasi karena akses ini sangat dekat menuju ke jalan tengah trans Sumatera tepat di SMA Kebangsaan Kecamatan Penengahan. Apabila jalan ini bagus maka akses ini akan hidup,” ungkap Sutris.
Hal demikianpun diungkapkan warga bernama Gumloh (45) yang tinggal di dusun Bambu Kuning desa Ketapang mau menuju ke Dusun Laban Desa Suka Baru Kecamatan Penengahan.
“Kemarin di jalan ini ada warga yang jatuh tiga orang, harapkan kita agar jalan ini cepat dibangun oleh instasi terkait karena ini akses utama untuk mengeluarkan hasil bumi dan menuju ke sekolah,” ucap Gumloh.
Mulkan Kepala Desa Lagundi saat ditemui di kediamannya mengatakan kepada media.
“Jalan dan akses itu sudah kita perjuangkan ajukan dari tahun 2019 tetapi hanya jembatan yang baru teralisasi dibangun. Dan Jembatan sudah selesai dibangun akan dilanjutkan untuk perbaikan jalan yang jelek itu yang utama diperbaiki oleh instansi terkait karena jalan tersebut pemkab Lamsel setempat tidak bisa cepat membangun karena terkendala anggaran dan gimanapun solusi dari pemprov Lampung bisa mewujudkan pembangunan akses jalan tersebut dibangun secepatnya”, pungkasnya. (Amin Padri)






