Pasaman Barat, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar lomba adzan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 26–27 Oktober 2026 di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), karena sekaligus menjadi ajang menjaring potensi muazin dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) untuk dipersiapkan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri tingkat provinsi hingga nasional.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, Senin (26/10). Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail, kepala OPD, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny. Gusmalini, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Wabup Ihpan mengapresiasi para peserta yang telah meluangkan waktu dan berlatih untuk menampilkan kemampuan terbaik. Menurutnya, lomba azan bukan sekadar perlombaan, melainkan juga sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan silaturahmi di lingkungan birokrasi.
“Azan bukan sekadar panggilan salat, tetapi syiar yang harus dilantunkan dengan sepenuh hati. Siapa pun yang bertanding hari ini, semuanya telah ikut menghidupkan syiar Islam di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.
Ia menegaskan, esensi kegiatan tersebut tidak hanya terletak pada penentuan pemenang, tetapi juga pada upaya menumbuhkan kecintaan terhadap syiar Islam serta membangun semangat kebersamaan di kalangan ASN.
M. Ihpan berharap lomba azan dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah daerah berencana memperluas kepesertaan, tidak hanya bagi ASN di lingkungan OPD, tetapi juga seluruh ASN di Kabupaten Pasaman Barat, termasuk guru dan tenaga kesehatan.
Selain itu, cabang perlombaan juga diharapkan bertambah dengan menghadirkan lomba tilawah, tartil, hafalan Al-Qur’an, serta cabang keagamaan lainnya.
“Insyaallah, ke depan kita ingin lomba ini berkembang lebih besar. Pesertanya kita tingkatkan, tidak lagi antar-OPD, tetapi terbuka bagi seluruh ASN Pasaman Barat, termasuk para guru dan tenaga kesehatan. Cabang yang dilombakan juga kita tambah,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen membuka kesempatan bagi para pemenang untuk mewakili Pasaman Barat pada ajang MTQ Korpri tingkat provinsi hingga nasional. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembinaan potensi ASN di bidang keagamaan secara berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
M. Ihpan juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kecintaan terhadap syiar Islam.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Pasaman Barat Yandra Hanafi menjelaskan, lomba azan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-55 Korpri sekaligus upaya memperkuat kebersamaan dan menjaring calon muazin potensial di lingkungan pemerintah daerah.
Peserta berasal dari anggota Korpri berstatus ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, termasuk ASN yang bertugas di tingkat kecamatan. Dalam pelaksanaannya, tiga kepala dinas turut berpartisipasi langsung, yakni dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Dinas Perkebunan. Sementara itu, OPD lainnya mengirimkan perwakilan.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan tiga orang dewan juri yang terdiri atas dua orang dari Provinsi Sumatera Barat dan satu orang dari Kabupaten Pasaman Barat.
Yandra berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan ASN terhadap syiar Islam sekaligus memperkuat nilai moral, integritas, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Adapun penyerahan hadiah kepada para pemenang dijadwalkan pada puncak peringatan HUT ke-55 Korpri, 29 November 2026.






