Hati-Hati Melintas! Proyek Perbaikan Jalan Pantura Brangsong Resmi Dimulai, Truk Besar Disarankan Masuk Tol

Perbaikan jalan Pantura

KENDAL– medianasional.id- Pengguna jalan yang melintas di kawasan Brangsong diminta hati hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, proyek perbaikan Jalan Pantura Brangsong resmi dimulai dengan pekerjaan pengecoran beton sepanjang sekitar 1,3 kilometer. Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama pengerjaan berlangsung, kendaraan angkutan barang bertonase besar disarankan memanfaatkan jalan tol sebagai jalur utama.

Ruas jalur arah Jakarta–Semarang yang diperbaiki berada mulai dari Jembatan Sungai Blorong hingga depan Mapolsek Brangsong. Saat ini pekerjaan pengecoran beton tengah berlangsung dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 30 hari untuk penyelesaiannya.

Mengantisipasi kepadatan kendaraan selama proses pengerjaan, Polres Kendal bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk pemberlakuan contra flow secara situasional.

Kanit Turjawali Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwisaputra, mengatakan personel telah disiagakan sejak pagi hari guna memantau kondisi arus kendaraan dan melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi antrean panjang.

“Setiap pukul 06.30 WIB anggota kami sudah berada di lokasi untuk melakukan persiapan contra flow apabila terjadi kemacetan panjang,” ujarnya, Rabu (3/6/26).

Menurutnya, contra flow akan diberlakukan mulai dari depan Bank Mandiri Ketapang hingga kawasan toko bangunan HM Putera Brangsong. Kebijakan tersebut diterapkan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.

“Untuk siang maupun sore hari, petugas juga tetap kami tempatkan di sejumlah titik guna melakukan pengaturan arus kendaraan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kendal, Sofyan Efendi, menjelaskan pekerjaan pengecoran jalan dimulai sejak 1 Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari.

“Pengerjaan dimulai dari depan SPBU ke arah timur. Panjang ruas yang diperbaiki sekitar 1,3 kilometer,” jelasnya.

Ditegaskannya, Dishub Kendal bersama Satlantas Polres Kendal akan terus berkoordinasi untuk mengurai potensi kemacetan selama proyek berlangsung.
Seiring dimulainya perbaikan jalan, ia mengimbau pengguna jalan untuk memilih jalur alternatif apabila memungkinkan.

“Khusus kendaraan angkutan barang bertonase besar, kita sarankan untuk memanfaatkan jalan tol sebagai jalur utama agar mengurangi kepadatan di ruas Pantura Brangsong sekaligus memperlancar mobilitas kendaraan ringan dan angkutan penumpang yang melintas di kawasan tersebut,” imbaunya.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses