Harga Jagung di Dairi Naik 

Dairi316 Dilihat

Dairi, medianasional.id – Menjelang Hari raya Idul Fitri harga komoditi jagung naik, sebelumnya harga jagung Rp 4.500/kg naik menjadi Rp 5.200-Rp 5.500/kg. Dan harga tersebut merupakan harga jual dari petani ke toke atau bos pengepul jagung.

Naiknya harga jagung menjadi kabar baik bagi petani jagung di Kabupaten Dairi, sebab dengan kenaikan ini di samping untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,  petani mengaku bisa menyisihkan sedikit modal untuk biaya musim berikutnya.

“Senang sekali pak, baru ini kami pernah merasakan harga jagung sebesar lima ribu satu kilo sebelumnya paling empat setengah ( 4500/kg-red ), mudah-mudahan harga ini bisa bertahan, di angka lima ribu saja bisa bertahan kami petani sudah sangat bersyukur karena untuk musim tanam berikutnya kami sudah bisa di siapkan,” terang tumorang seorang patani saat bincang-bincang dengan awak media ini di Pusat Pasar Kota Sidikalang, Sabtu (15/3/25).

Sisi lain dari kenaikan harga jagung, petani berharap harga pupuk tidak serta merta ikut naik, karena jika harga pupuk ikut naik secara otomatis kenaikan harga jagung tidak berpengaruh kepada para petani.

“Kalau pupuk naik itu nantinya tidak akan sebanding dengan harga kenaikan jagung, karena tidak sesuai dengan modal tani yang kita keluarkan,” jelasnya.

“Sekarang ini kita beli pupuk urea satu Zak seratus lima puluh ribu, harga bibit jagung seratus dua puluh ribu per kilo belum lagi harga kompos, dengan harga seperti sekarang ini saja kami patani sudah kewalahan belum lagi kalau pupuk langka, maka itu kami berharap pupuk tidak naik dan tidak langka,” pintanya.

Sementara itu, harga kebutuhan hasil pertanian lainnya, seperti cabe dan sayur mayur belum mengalami kenaikan, bahkan harga cabe rawit dan cabe merah di sebutkan justru mengalami penurunan harga.

 

(Kristo)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses