Halmahera – Setelah Bensin (Gasoline) RON 90 atau Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite yang ditetapkan sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) menggantikan Premium (RON 88).
Akhirnya dengan resmi Pertalite berstatus sebagai BBM subsidi. Dengan begitu, penyaluran Pertalite juga dibatasi sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah.
Dari penetapan Pertalite sebagai BBM bersubsidi menggantikan Premium, mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) No 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tanggal 10 Maret 2022 tentang JBKP dengan harga Pertalite yang ditetapkan sebesar Rp 7.650.
Harga Pertalite dan Pertamax, diketahui sampai saat ini belum nampak mengalami kenaikan di seluruh SPBU Pertamina se-Indonesia. Harga BBM nampak stabil dan tidak mengalami banyak perubahan.
Dan untuk harga Pertamax di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berbeda-beda tergantung pada wilayahnya. Namun Provinsi Maluku Utara Rp 12.750.
Dalam penyesuaian harga bahan bakar yang dilakukan Pertamina dalam rangka menjalankan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Sementara Harga depot untuk Pertalite dan Pertamax di dataran jalan lintas Halmahera mengalami lonjakan harga yang cukup mengesankan, mulai dari perliter Rp 15.000 dan hitungan botol Aqua besar mencapai hingga Rp 25.000.
Lebih parahnya, penjualan minyak bersubsidi dan industri ini dengan lonjakan harga tersebut belum ada penindakan dari aparat penegak hukum. Padahal perihal penjualan minyak tersebut sudah tentunya melanggar aturan yang di tetapkan oleh pemerintah.
“Saya kira (menganggap) minyak Pertalite hanya Rp 10.000 per liter dan tidak naik, padahal saat mengisi minyak (pertalite) di depot sidangoli menuju Dodinga itu Rp 15.000 dan untuk botol besar Rp 25.000 di Sondo-sondo hingga hampir sampai ke desa subaim bahkan sama sepanjang jalan Rp 15.000 perliter,” kata Nur, pengendara roda dua saat melintas dari sidangoli menuju ibu kota kabupaten Halmahera Timur saat di temui awak media ini di salah satu rumah makan di desa subaim, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Kamis (26/5/2022).
Dari infromasi yang di himpun awak media ini, sepanjang jalan lintas Halmahera menuju Halmahera Timur, Pertalite dan Pertamax khususnya di depot-depot, mengalami lonjakan harga.
Hingga berita ini dipublikasi, awak media ini masih kesulitan menghubungi pihak PERTAMINA, SPBU dan aparat penegak hukum setempat terkait dengan pendistribusian minyak BBM di depot-depot hingga mengalami lonjakan harga.


