Guna Meningkatkan Keimanan, Persit Kodim Wonosobo Laksanakan Isra Mi’raj

Wonosobo652 Dilihat

Wonosobo, medianasional.id – Persit (Persatuan Istri Prajurit) Cabang XXVII Kodim 0707/Wonosobo menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj sebagai upaya pengingkatan keimanan anggota Persit. Sebagai penceramah Ustadah Hj Noer Farida bertempat di Masjid As Shuhada Kodim. (7/2/2024)

Ny. Sovy Helmy Ketua Persit Cabang dalam sambutannya menyampaikan tugas seorang pimpinan adalah mengajak dan mengarahkan serta membina anggotanya, khususnya dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Keimanan seseorang tidaklah selalu dalam kondisi yang baik, kadang kalanya tingkat keimanan menurun dan kadang naik. Untuk itu sebagai umat manusia untuk selalu mengajak dan mengingatkan agar manusia tingkat keimanannya dalam keadaan yang baik. Agar itu bisa tercapai banyak hal yang bisa ditempuh, salah satunya adalah dengan mengikuti pengajian seperti ini,” kata Ny. Sovy Helmy.

Persit adalah istri prajurit, tanpa disadari mempunyai peran yang penting dalam ikut menyukseskan keamanan negara. Karena keberhasilan tugas prajurit tidak lepas dari rumah tangga. Prajurit bisa melaksanakan tugas dengan baik jika rumah tangga itu harmonis. Supaya harmonis maka keimanan istri ikut menentukan juga, ujar Ny. Sovy Helmy

Ustadah Hj Noer Farida dalam penyampaiannya menyampaikan tentang Isro Mi’roj Dalam Perpektif Perempuan khususnya mengikatkan kita semua akan pentingnya melaksanakan sholat 5 waktu.

“Peristiwa Isra Mi’raj adalah merupakan salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Dari peristiwa tersebut adalah kita sebagai umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan Sholat 5 waktu,” kata Ustadah Hj Noer Farida.

Dari peringatan ini dapat diambil hikmahnya kita bagai hamba Allah SWT yaitu wujud pengakuan allah akan peran seorang perempuan dalam menerima wahyu, sebagai seorang perempuan juga perintah sholat 5 waktu agar terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.

“Dalam menjalankan ibadah sholat mengandung khikmah adanya persamaan dan kesetaraan, perempuan menjadi tuntunan bukan tontonan. Untuk itu sebagi anggota Persit agar bersikap tawaduk dan rendah hati, bersikap tangguh, berpendirian teguh dan senantiasa menyampaikan kebenaran serta mau menerima nasihat orang lain,” pungkas Ustadah Hj Noer Farida.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses