DAIRI, medianasional.id – Pelaksanaan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di Kabupaten Dairi terus menunjukkan tren positif. Memasuki hari kedua pada Rabu (11/2/2026), kegiatan yang berskala nasional ini terpantau semakin masif dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat yang melampaui ekspektasi sebelumnya.
.
Sejak pagi hari, ratusan personel yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi, personel TNI dari Kodim 0206/Dairi, kepolisian dari Polres Dairi, hingga barisan pelajar dan organisasi kemasyarakatan telah bersiaga. Mereka bahu-membahu melaksanakan aksi nyata yang berfokus pada dua pilar utama: aksi bersih fisik dan edukasi lingkungan secara langsung.
.
Perluasan Jangkauan Wilayah
Berbeda dari hari pertama, fokus pembersihan pada hari kedua ini diperluas ke sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas warga. Lokasi sasaran mencakup area fasilitas umum seperti pasar, terminal, dan ruang terbuka hijau, hingga merambah ke lingkungan pemukiman padat penduduk. Secara administratif, kegiatan ini tersebar di lima wilayah kecamatan kunci, yakni Kecamatan Sidikalang sebagai pusat kota, Kecamatan Sitinjo, Berampu, Gunung Sitember, serta Kecamatan Sumbul.
Berbeda dari hari pertama, fokus pembersihan pada hari kedua ini diperluas ke sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas warga. Lokasi sasaran mencakup area fasilitas umum seperti pasar, terminal, dan ruang terbuka hijau, hingga merambah ke lingkungan pemukiman padat penduduk. Secara administratif, kegiatan ini tersebar di lima wilayah kecamatan kunci, yakni Kecamatan Sidikalang sebagai pusat kota, Kecamatan Sitinjo, Berampu, Gunung Sitember, serta Kecamatan Sumbul.
.
Di lapangan, para peserta tidak hanya mengumpulkan sampah organik dan anorganik, tetapi juga melakukan normalisasi saluran drainase untuk mengantisipasi potensi genangan air di musim penghujan.
.
Membangun Budaya, Bukan Sekadar Seremonial
Pemerintah Kabupaten Dairi menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI ini bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, aksi ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat Dairi dalam menjaga ekosistem alam. Melalui interaksi langsung saat aksi bersih-bersih, pesan edukasi mengenai pengelolaan sampah dari hulu ke hilir diharapkan dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada warga.
Pemerintah Kabupaten Dairi menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI ini bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, aksi ini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat Dairi dalam menjaga ekosistem alam. Melalui interaksi langsung saat aksi bersih-bersih, pesan edukasi mengenai pengelolaan sampah dari hulu ke hilir diharapkan dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada warga.
.
“Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga membangun mentalitas peduli lingkungan. Kita ingin semangat gotong royong ini kembali hidup dan menjadi budaya positif yang diwariskan kepada generasi muda,” ujar salah satu koordinator lapangan di sela kegiatan.
.
Dengan adanya kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan Kabupaten Dairi dapat menjadi percontohan daerah yang mampu mengintegrasikan kebersihan lingkungan dengan semangat kebersamaan masyarakatnya.
Dengan adanya kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan Kabupaten Dairi dapat menjadi percontohan daerah yang mampu mengintegrasikan kebersihan lingkungan dengan semangat kebersamaan masyarakatnya.
.
Gerakan ini dijadwalkan akan terus berlanjut dengan evaluasi berkala guna memastikan dampak jangka panjang bagi kelestarian alam di Bumi Dairi.






