Dairi, medianasional.id – Merespons dampak cuaca ekstrem, Pemerintah Kabupaten Dairi menunjukkan aksi nyata dalam memulihkan akses transportasi masyarakat. Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Pegagan Hilir, infrastruktur jalan di Desa Onan Lama mengalami kerusakan serius akibat longsor. Kerusakan tersebut mencakup area sepanjang 9 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter, yang mengakibatkan lebar jalan menyusut drastis hingga hanya tersisa 2 meter.
.
Kondisi ini sempat mengancam konektivitas warga, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi penghubung utama antara Desa Huta Usang dan Desa Lingga Raja Pispis. Menyadari urgensi situasi tersebut, Kepala Desa setempat segera melaporkan kejadian kepada Bupati Dairi, Vikner Sinaga.
.
Tanpa menunda, Bupati langsung memberikan instruksi tegas kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi untuk segera turun ke lapangan guna melakukan penanganan darurat.
.
Menindaklanjuti perintah tersebut, tim BPBD yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana, Dekman Sitopu, langsung melakukan survei teknis dan memulai proses normalisasi pada 20 Februari 2026. Fokus utama pengerjaan adalah penimbunan kembali area yang amblas serta pelebaran badan jalan untuk memastikan keamanan pengendara.
.
Keberhasilan perbaikan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat. Melalui aksi gotong royong yang melibatkan warga dari tiga desa, aparat kecamatan, dan personel BPBD, pengerjaan yang semula diprediksi memakan waktu lama berhasil diselesaikan hanya dalam waktu satu hari. Berdasarkan laporan terbaru, akses jalan kini sudah kembali normal dan dapat dilalui secara aman oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.






