Empat Ruang Kelas SDN Jatisawit 05 Rusak Berat, Siswa Terpaksa Pindah Saat Hujan

Brebes, Jawa Tengah858 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Kondisi bangunan SD Negeri Jatisawit 05, Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, memerlukan perbaikan segera. Dari enam ruang kelas yang tersedia, empat di antaranya mengalami kerusakan berat dengan atap yang sudah lapuk dan rangka penyangga kayu yang sebagian diganti menggunakan bambu karena tidak lagi kuat menopang beban. Rabu, (11/02/2026)

Kerusakan tidak hanya terjadi pada ruang kelas. Ruang guru, kamar mandi, gudang, serta toilet juga dilaporkan dalam kondisi memprihatinkan. Sekolah yang menampung 158 siswa tersebut kerap mengalami gangguan kegiatan belajar mengajar, terutama saat hujan deras dan angin kencang.

Dalam kondisi cuaca buruk, pihak sekolah terpaksa memindahkan siswa ke ruangan yang dianggap lebih aman guna menghindari risiko kecelakaan akibat atap yang rapuh.

Kepala SDN Jatisawit 05, Nurliyah, melalui salah satu guru, Ida, menyampaikan bahwa bangunan sekolah terakhir kali direhabilitasi pada tahun 2008. Sejak saat itu belum ada perbaikan signifikan, meskipun pihak sekolah telah mengajukan proposal rehabilitasi pada tahun 2024 dan 2025.

“Kami khawatir setiap hujan dan angin kencang, anak-anak harus dipindahkan karena atap tidak aman,” ujar Ida.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes, Aditya Perdana, menyarankan agar pihak sekolah segera memperbarui dan menyinkronkan data sarana dan prasarana melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Data harus sesuai agar bisa ditindaklanjuti. Setelah itu akan dilakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi riil,” jelasnya.

Pihak sekolah berharap setelah pembaruan data dilakukan dan survei terealisasi, perbaikan gedung dapat segera dianggarkan dan dilaksanakan demi menjamin keselamatan serta kenyamanan siswa dan tenaga pendidik dalam menjalankan proses belajar mengajar. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses