Dukung UMKM, Bupati Lucky Hakim Perluas Rute Car Free Night Indramayu hingga Jl. Ahmad Yani

Indramayu8825 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi melakukan penyesuaian rute kegiatan Car Free Night (CFN). Mulai Jumat, 8 Mei 2026, kawasan bebas kendaraan bermalam minggu ini akan diperpanjang hingga menjangkau Jalan Ahmad Yani untuk memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Jika sebelumnya titik pusat UMKM dimulai dari depan gerbang Masjid Agung (Jalan S. Parman) hingga Jalan R.A. Kartini, kini rute baru akan dimulai dari depan Kantor Diskominfo Kabupaten Indramayu, menyusuri Jalan Ahmad Yani, dan berakhir di Lampu Merah Waiki.
Pj. Sekretaris Daerah Indramayu, Ahmad Syadali, menjelaskan bahwa kebijakan ini mulai berlaku efektif pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. “Perluasan ini bukan sekadar pengaturan lalu lintas, tapi bagian dari upaya menertibkan kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sesuai arahan Bupati Lucky Hakim,” ujar Syadali.
Area Alun-Alun Steril dari Pedagang
Dengan adanya rute baru ini, Plt. Kepala Diskopdagin Indramayu, Mardono, menegaskan bahwa area depan Alun-Alun Indramayu atau Jalan S. Parman kini dinyatakan steril dari aktivitas pedagang. Seluruh pelaku UMKM yang biasa berjualan di titik tersebut akan direlokasi ke rute baru yang telah disediakan.
Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir
Guna memastikan kenyamanan masyarakat, Dinas Perhubungan telah menyiapkan rekayasa penutupan sejumlah ruas jalan, antara lain:
  • Jl. RA Kartini (Kantor Diskominfo – Bundaran Adipura)
  • Jl. Kopral Dali dan Jl. Subdibyo
  • Jl. Jenderal A. Yani (Mutiara Optik hingga Perempatan Waiki)
  • Akses perempatan Cuteng (Jl. Wiralodra dan Jl. Lemahabang)
Bagi pengunjung, Pemerintah daerah telah menyediakan kantung parkir resmi di Jalan Kopral Dali, area belakang Pasar Mambo, area sekitar Jalan Wiralodra, serta di sekitar Perempatan Waiki.
Masyarakat diharapkan dapat mematuhi rambu-rambu dan instruksi petugas di lapangan demi kelancaran kegiatan yang diharapkan menjadi magnet baru bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses