Indramayu, Medianasional.id – Upaya peningkatan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, terus digenjot. Guna memastikan infrastruktur pengairan berfungsi optimal, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Gabuswetan, Rusyad Nurdin, ST, M.Si, turun langsung memonitor pelaksanaan proyek normalisasi saluran irigasi di Desa Gabuskulon, Kabupaten Indramayu, Senin (6/7/2026).
Langkah monitoring ini dilakukan untuk menjamin seluruh proses pengerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan. Proyek pengerukan dan pembersihan saluran ini ditargetkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi para petani setempat, terutama dalam menghadapi musim tanam.
Saat dikonfirmasi awak media, Rusyad Nurdin menegaskan bahwa normalisasi ini mendesak dilakukan untuk mengatasi persoalan klasik seperti pendangkalan sungai dan penyumbatan arus air. Dengan normalisasi ini, aliran air irigasi menuju areal persawahan dipastikan akan jauh lebih lancar.
“Kami ingin memastikan pekerjaan ini selesai dengan baik, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi. Hasilnya harus segera dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada kestabilan pasokan air,” ujar Rusyad di sela-sela kegiatannya.
Kehadiran dan perhatian langsung dari pihak Pemerintah Kecamatan Gabuswetan ini mendapat respons positif dari warga. Sejumlah petani di Desa Gabuskulon menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat tanggap yang diambil pihak kecamatan dan dinas terkait.
Selama ini, kendala debit air akibat pendangkalan kerap menjadi kecemasan tersendiri bagi warga saat memasuki masa tanam. Dengan adanya normalisasi ini, warga optimis kendala pasokan air dapat teratasi secara jangka panjang.
Masyarakat berharap, lancarnya arus irigasi pasca-normalisasi tidak hanya mengamankan pasokan air ke sawah mereka, tetapi juga mampu mendongkrak hasil panen secara keseluruhan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Gabuswetan.






