Diskoperindag Tubaba Akan Kirim Surat Ke Bulog

Tulang Bawang Barat Tulang Bawang Barat,redaksimedinas.com –Akibat Kepala Dinas Markus Raharjo jarang aktif masuk kantor membuat kepala bidang Dinas Koprasi Perindustrian dan Perdagangan (diskopridag) kabupaten tulang bawangbarat (Tubaba)Helmi Hartopo, lempar tanggung jawab (berkelit) terkait harga beras di sejumlah pasar di tubaba naik hingga 12.000.-13.000 /kg.
.
“yang harus bertanggung jawab dalam bidang pengawasan terkait harga beras yang dikeluhkan masyarakat akibat kenaikan harga beras hingga 1200- 1300 per-kilo gram.dipasaran itu pihak bulog yang harus bertanggung jawab melakukan penertiban harga beras tersebut,” kelitnyanya.
.
Hal tersebut di akui oleh kepala bidang Helmi Hartopo, bahwa dinas koprindag Tubaba,” saat ini akan mengambil tindakan terkendala dikarnakan atasan kami Markus Raharjo jarang ada dikantor. terkait kenaikan harga beras yang tidak sesuai saat ini yang dikeluhkan oleh masyarakat yang harus bertanggung jawab dibidang pengawasan harga bahan pokok hususnya harga beras
yang dikeluhkan masyarakat saat ini saya juga baru tahu informasi itu dan saya akan melakukan koordinasi dengan pihak yang membidangi yaitu Bulog,” terangnya kepada redaksimedinas.com pada Kamis (18/1-2018)
.
Dalam hal ini pihaknya akan melayangkan surat ke pihak terkait yaitu Bulog agar mereka bisa turun lapangan melakukan operasi harga-harga beras ke pasar dikabupaten tubaba dalam waktu secepatnya, agar segera mengurangi penekanan harga kenaikan beras saat ini yang mencapai kisaran Rp.12.000- 13.000.kg.
.
“Mudah-mudahan harapan kita kepada pihak Bulog bisa secepatnya melakukan oprasi pasar agar mengetahui dengan jelas harga beras yg sebenarnya, dan kalaupun itu terjadi di harapkan kenaikan beras tersebut bisa berkurang dari harga yg saat ini di keluhkan masyarkat,”ucapnya. (robert)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses