Dirut RSUD Sidikalang Sebut Pelayanan Rumah Sakit Selalu Optimal 

Dairi615 Dilihat

Dairi, medianasional.id – Ditemui di ruangannya, Rabu (5/11/2025) Direktur Umum RSUD Sidikalang, Kabupaten Dairi dr Mey Sitanggang di dampingi oleh Kabid Pelayanan RSUD Sidikalang dr Lestiana Sianturi dan Kabag TU RSUD Sidikalang Janiah Kudadiri, menyebutkan dalam menangani pasien pihak Rumah Sakit tidak pernah pandang bulu untuk melayani pasien yang datang untuk berobat, setiap pasien selalu di layani secara optimal dan profesional, pelayanan tersebut sesuai dengan Standar Pelayanan atau SOP yang di terapkan oleh Management.

Seperti diketahui baru-baru ini seorang pasien bernama Riyani Berampu (25) yang di kabarkan tak lama lagi akan menikah dengan pujaan hatinya meninggal dunia di RSUD Sidikalang pada tanggal 2 Bulan November hari Minggu yang lalu, yang konon katanya akibat keterlambatan penanganan pihak Rumah Sakit.

Selain itu juga, masyarakat mengeluhkan minimnya dokter spesialis di RSUD Sidikalang sehingga diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya keterlambatan pelayanan sehingga muncul narasi di tengah masyarakat yang menyebutkan.

“Kalau bisa sakit itu jangan di hari Sabtu dan minggu karena sabtu dan minggu dokter spesialis tidak ada”.

Terkait dengan ini, dokter Mey mengatakan dirinya selalu berupaya untuk mendatangkan dokter spesialis ke Dairi, salah satunya adalah dokter jantung dan dokter mata sudah satu tahun di cari tidak ada yang mau, dan upaya tersebut sudah dilakukan sampai kemana-mana, bahkan sampai meminta bantuan ke Kementrian (Kemensos) agar RSUD Sidikalang memiliki dokter Spesialis Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena langkanya profesi dokter Spesialis.

“Kami sudah berupaya mencari dokter spesialis jantung dan dokter mata, kami meminta ke USU dan bahkan saya sampai minta tolong ke kementerian namun tidak ada karena profesi dokter spesialis ini memang langka,” terangnya.

dr Mey mengatakan tindakan penanganan pasien di RSUD Sidikalang di lakukan secara profesional dan prosedural di tangani oleh dokter – dokter yang sudah terlatih dan bersertifikat, “kami itu serba salah pak, dirujuk ada netizen yang mengkomen, tidak dirujuk di komen juga,” lirihnya.

 

(Kristo)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses