
TUBABA, Medianasional.id
Upaya kerja keras untuk meningkatkan Ekonomi masyarakat terus menjadi perhatian penting Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat melalui Dinas pertanian setempat, Yang mana kali ini langsung merespon cepat usulan dari masyarakat kelompok tani yang mengusulkan pembangunan peningkatan jalan usaha tani pada tahun 2019 lalu untuk memperlancar jalan transportasi masyarakat petani sekitar saat memanen hasil bumi akhirnya terwujut.
dikakan yayit Zamhuri, Kepala Bidang tanaman Pangan dan Holtikultura yang juga merupakan Pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan usaha tani tiyuh gedung ratu mendampingi kepala dinas pertanian Tubaba Ir,Samsul komar.MM, dirinya menjelaskan bahwa dinas pertanian telah merealisasikan fisik pembangunan peningkatan jalan usaha tani yang penempatan lokasi pembangunannya ditempatkan ditiyuh gedung ratu kecamatan Tulangbawang Udik yang dianggarkan melalui anggaran tambahan pendapatan belanja daerah (APBD) pada tahun 2020,uangkap yayit saat ditemui diruang kerjanya pada senin (29/3/2021) sekira pukul 10.00.WIB.
Lebih jelas diceritakan Yayit, Direalisasikannya proyek peningkatan jalan usaha tani tersebut merupakan upaya respon cepat pemkab tubaba melalui dinas pertanian mewujutkan usulan masyarakat melalui masyarakat kelompok karya tani tiyuh gedung ratu yang mana pada tahun 2019 menginginkan pembangunan itu dapat segera terwujut pada tahun 2020 dan alhamdilillah apa yang diharapkan oleh masyarakat sudah terwujut.
“Dalam proses pengerjaan kegiatan proyek peningkatan jalan usaha tani tersebut dikerjakan pihak ketiga rekanan,CV adikarsa jaya abadi menelan anggaran dana APBD sebesar Rp,1.99.780.000,- dan sudah selesai dikerjakan oleh pihak rekanan tepat waktu sesuai dengan setifikasi kontruksi konsep perencanaan pembangunan dalam perencanaan kegiatan tersebut velume 520 meter, namun pada saat pemeriksaan oleh team PHO -penerima pekerjaan namun kegiatan itu lebih dari perencanan sebelumnya justru lebih menjadi 530 meter,” Papar yayit.
Yayit juga memaparkan, Proyek itu sudah serah terima sementara pekerjaan PHO (prvisional hend over) pada bulan desember 2020 namun serah terima akhir sepenuhnya pekerjaan itu kita rencanakan (final hend over) FHO pada bulan juli 2021,setelah serah terima akhir kegiatan pekerjaan itu masih ada masa pemeliharaannya bila mana semassa pemeliharaan 6 bulan jika terdapat pada ada keruskan pada proyek tersebut masih tanggung jawab pihak rekanannya yang akan memperbaikinnya, Pungkasnya.
Laporan: Dra






