Gerung, Lombok Barat – Menjelang libur panjang Idul Fitri 1446 H, Dinas Kesehatan Lombok Barat bergerak cepat dengan menyiapkan serangkaian layanan medis untuk memastikan kesehatan masyarakat dan para pemudik tetap terjaga. Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas dan potensi risiko kesehatan selama musim liburan.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Arief Surya Wirawan, M.Kes, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan layanan gawat darurat 24 jam di seluruh rumah sakit di wilayah tersebut. “Pelayanan gawat darurat untuk rawat inap akan beroperasi penuh 24 jam. Sementara itu, pelayanan rawat jalan akan ditiadakan sementara agar fokus pada penanganan kasus-kasus darurat,” ungkap Arief dalam konferensi pers yang digelar pada 27 Maret 2025.
Selain itu, Dinas Kesehatan Lombok Barat juga mendirikan lima pos pengamanan kesehatan di titik-titik strategis, yaitu Gilimas, GMS, Sasaku, Senggigi, dan Pasar Armada. Pos-pos ini dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan dan perawatan standar untuk menangani kasus-kasus gawat darurat tingkat sedang. “Pos di Gili Mas bersifat tentatif, tergantung pada jadwal kedatangan kapal,” jelas Arief.
Yang menarik, semua layanan kesehatan di pos-pos tersebut diberikan secara gratis, terutama bagi para pemudik yang membutuhkan pertolongan medis. “Siapa pun yang membutuhkan dapat datang ke pos untuk pemeriksaan, terutama para pemudik,” kata Arief.
Yang menarik, semua layanan kesehatan di pos-pos tersebut diberikan secara gratis, terutama bagi para pemudik yang membutuhkan pertolongan medis. “Siapa pun yang membutuhkan dapat datang ke pos untuk pemeriksaan, terutama para pemudik,” kata Arief.
Untuk memastikan kesiapsiagaan maksimal, seluruh rumah sakit di Lombok Barat telah menempatkan dokter dan perawat yang selalu siaga di Unit Gawat Darurat (UGD). “Tim medis kami, termasuk dokter dan perawat, selalu dalam keadaan siaga di UGD rumah sakit,” tegas Arief.
Langkah-langkah yang diambil oleh Dinas Kesehatan Lombok Barat ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat dan para pemudik selama musim libur Lebaran. Diharapkan, dengan kesiapsiagaan ini, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan sehat.






