Diduga Peras Kepala Desa Kertawinangun, Oknum Wartawan di Indramayu Dilaporkan ke Polisi

Indramayu1708 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Seorang oknum wartawan media online yang bertugas di wilayah Patrol, Kabupaten Indramayu, dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) atas dugaan tindakan pemerasan terhadap Kepala Desa (Kades) Kertawinangun. Modus yang digunakan pelaku adalah mengancam akan memberitakan isu negatif jika korban tidak menyerahkan sejumlah uang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber lokal yang enggan disebutkan identitasnya, aksi premanisme berkedok jurnalisme ini bermula saat pelaku mempermasalahkan perilaku salah satu staf kantor desa yang dinilai tidak etis. Pelaku kemudian memanfaatkan momentum tersebut untuk menakut-nakuti korban.
“Pelaku awalnya meminta uang sebesar Rp7 juta agar masalah tersebut tidak dipublikasikan. Jika menolak, pelaku mengancam akan membuat narasi di media sosial terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Kades,” ujar sumber tersebut pada Jumat (10/7/2026).
Karena merasa tertekan, Kades Kertawinangun akhirnya menyanggupi untuk membayar sebagian dari tuntutan tersebut. Korban mentransfer uang sebesar Rp3,5 juta, di mana proses negosiasi dan transaksi diduga terjadi di bawah pengawasan kantor media yang bersangkutan.
Meski demikian, korban secara diam-diam telah merekam seluruh percakapan dan menyimpan bukti obrolan (chat) serta bukti transfer sebagai barang bukti kuat untuk menjerat pelaku.
Kasus ini kini telah dilaporkan secara resmi kepada pihak berwajib. Koordinator Wilayah Jawa Barat media Krimsus86.com bersama Kepala Biro Medianasional.id mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini guna membersihkan marwah profesi jurnalis.
Di sisi lain, Pimpinan Redaksi (Pimred) dari media tempat oknum tersebut bernaung juga diminta segera melakukan evaluasi internal. Berdasarkan laporan yang diterima manajemen, oknum wartawan tersebut diketahui hampir tidak pernah melakukan kerja jurnalistik atau turun ke lapangan untuk mencari berita yang valid.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses